Warga menyalakan suar saat pawai Juara Pancatakhta di Jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/5/2026). Ribuan warga mengikuti pawai di sejumlah ruas jalan Kota Bandung untuk merayakan keberhasilan Persib Bandung meraih juara BRI Super League 2025-2026 yang merupakan juara kelima kalinya (pancatakhta) sejak era Liga Indonesia. (Foto: Antara Foto/Abdan Syakura/nym).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Persib Bandung membatalkan konvoi lanjutan di Desa Margajaya, Sumedang, kediaman Manajer Persib Umuh Muchtar.
Penyebabnya, sejumlah penggawa Maung Bandung mengaku trauma usai konvoi juara di Bandung pada Minggu (24/5/2026) karena mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari oknum suporter.
Frans Putros dikabarkan kehilangan ponsel, sementara Federico Barba terkena pukulan bambu bendera di bagian kepala.
Selain itu, kacamata Andrew Jung juga disebut hilang dalam keramaian.
“Ada juga tangan ini ada kecakar juga banyak luka begini ya sama ibu-ibu atau perempuan sampai berdarah lah ada kena cakaran. Jadi mereka ketakutan padahal di sini bisa aman, tapi ini dari mereka lah yang baiknya. Setelah makan ini mereka kembali jadi tidak bisa ikut ke sini karena trauma,” kata Umuh.
Rencananya, skuad lengkap Persib dijadwalkan akan melakukan perayaan lanjutan sambil makan di kediaman Umuh di Sumedang.
“Saya kepada bobotoh minta maaf ini tidak diperkirakan yah saya di luar perkiraan para pemain tapi masa saya tahan takutnya mereka lebih trauma,” tutur Umuh.
Persib benar-benar berpesta bersama Bobotoh di seantero Bandung usai memastikan juara Super League 2025/2026, Sabtu (23/5/2026).
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













