Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam Forum Bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo, Senin (30/3/2026).(Foto: biro setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan pemerintah menyebut komitmen investasi senilai lebih dari Rp380 triliun.
Menurutnya, hasil ini merupakan keberhasilan Presiden RI Prabowo Subianto dalam kunjungan ke Jepang, termasuk dalam Forum Bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo.
“Jadi investasi tadi itu adalah bagian dari seluruh perjanjian Indonesia-Jepang. Kemudian yang kedua, besok sorenya akan dipertemukan dengan sekitar 12 pengusaha terbesar Jepang oleh Pak Menteri Investasi dan Menteri ESDM dengan Bapak Presiden seperti yang dilakukan kemarin di Amerika. Nah, kesimpulannya apa? Jadi intinya adalah Indonesia dengan investasi yang begitu besar di sini, tadi Pak Presiden datang, Rp380 triliun investasi datang,” kata Teddy kepada wartawan di Tokyo, Senin (30/3/2026).
Teddy menjelaskan agenda kunjungan Prabowo di Jepang masih akan berlanjut dengan sejumlah pertemuan penting, termasuk dengan pimpinan negara setempat.
Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada Selasa (31/3/2026), sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral kedua negara.
“Jadi di samping hari ini tadi bertemu Kaisar, kemudian ada investasi sekitar Rp380 triliun, besok Bapak Presiden akan bertemu juga dengan Perdana Menteri Sanae Takaichi,” ujarnya.
Lebih jauh, Teddy menegaskan besarnya komitmen investasi yang masuk menjadi indikator kuat bahwa Indonesia semakin dilirik investor global di tengah dinamika ekonomi dunia.
“Itu adalah bukti bahwa Indonesia menjadi magnet investasi dunia. Itu yang pertama. Kemudian yang kedua, di luar semakin mantap untuk berinvestasi di Indonesia,” ucapnya.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan secara langsung pengumuman 10 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan perjanjian kerja sama strategis antara pelaku usaha Indonesia dan Jepang dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang yang digelar di Imperial Hotel Tokyo, Senin (30/3/2026).
Kesepakatan yang tercapai dalam forum tersebut memiliki nilai total sebesar 23,63 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp401,71 triliun.
Di hadapan Prabowo, perwakilan perusahaan dari kedua negara secara bergantian menyampaikan dan menampilkan kerja sama yang telah disepakati. Momen ini menjadi simbol kuat komitmen dunia usaha Indonesia dan Jepang dalam memperluas kolaborasi konkret sekaligus menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Adapun sejumlah kerja sama yang diumumkan meliputi pengembangan proyek hilirisasi berbasis energi bersih seperti produksi metanol dari emisi karbon, kerja sama eksplorasi dan pengembangan sektor minyak dan gas, pengembangan energi panas bumi, hingga penguatan ekosistem keuangan inklusif dan investasi strategis.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













