PT Waskita Karya (Persero/WSKT) Tbk, salah satu BUMN karya yang keuangannya babak belur karena utang. (Foto: Antara).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Beberapa waktu lalu, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau proyek pembangunan jalan Tol Palembang-Betung, Bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahap II.
Menteri Dody meninjau langsung proyek pembangunan yang digarap PT Waskita Karya (Persero/WSKT) Tbk, termasuk Jembatan Musi V. Ditemani Direktur Operasi I WSKT, Ari Asmoko, Menteri Dody menyatakan dukungannya terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.
“Saya mungkin akan sering memantau langsung ke sini, agar penyelesaian ruas Palembang-Betung berjalan sesuai target dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Menteri Dody di sela kunjungann ke Palembang itu.
Dalam proyek pembangunan Tol Palembang-Betung, WSKT mengerjakan Seksi 1 Palembang-Rengas dan Seksi 2 Rengas-Pangkalan Balai sepanjang 54,5 kilometer (Km). Total nilai kontraknya mencapai Rp2,07 triliun,
Sementara, Ari mengatakan, Tol Palembang-Betung memiliki sejumlah manfaat. Tidak hanya mempercepat waktu perjalanan, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera.
“Jalan tol ini dapat memangkas waktu tempuh Palembang-Betung secara signifikan dari sekitar tiga jam menjadi satu jam. Lalu memacu pertumbuhan ekonomi wilayah pemerataan dan pembangunan di luar Pulau Jawa khususnya di Sumatera Selatan,” jelas Ari dikutip Selasa (17/3/2026).
Manfaat lainnya, kata dia, yaitu mampu meningkatkan efisiensi distribusi logistik yang berdampak pada penurunan biaya transportasi. Ditargetkan, pembangunan proyek ini bisa selesai pada akhir 2025.
“Waskita berkomitmen menyelesaikan pengerjaan ruas Jalan Tol Palembang-Betung secara tepat waktu dan sesuai standar mutu. Proyek ini sesuai dengan visi pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di luar Pulau Jawa, maka kami yakin akan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi baru,” tutur Ari.
Dirinya melanjutkan, salah satu komponen penting dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) ini yaitu Jembatan Musi V. Diungkapkan, nilai kontrak bangunan ini senilai Rp345,1 miliar.
“Pembangunan Jembatan Musi V sepanjang 1,68 km ini, mulai dikerjakan pada Oktober tahun lalu. Waskita akan menyelesaikannya dalam waktu 16 bulan,” tegas dia.
Ari menyatakan, sebagai BUMN Konstruksi yang berpengalaman lebih dari 64 tahun membangun infrastruktur, Waskita Karya sudah banyak mengerjakan proyek jalan tol serta jembatan.
Sebut saja, pembangunan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi, Depok-Antasari, Cimanggis-Cibitung, Pasuruan-Probolinggo, Jembatan Dirgahayu, Penajam, Kramasan, Jembatan Penyeberangan Multiguna Dukuh Atas, dan lainnya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













