Resmi! PSG Bajak “Permata” Barcelona Dro Fernández, Luis Enrique Jadi Dalang Utama

Paris Saint-Germain (PSG) kembali membuat Barcelona gigit jari di bursa transfer. Raksasa Prancis itu secara resmi mengumumkan perekrutan gelandang muda berbakat, Dro Fernández (18 tahun), pada Senin (26/1).

PSG dilaporkan sepakat membayar sedikit di atas klausul rilis sang pemain yang tergolong “murah” untuk ukuran talenta potensial, yakni di angka €6 juta (sekitar Rp102 miliar). Kepindahan ini menjadi pukulan telak bagi Barcelona yang sejatinya memproyeksikan Fernández sebagai bintang masa depan.

Luis Enrique “Curi” Anak Asuh Flick

Menurut laporan ESPN, pelatih PSG Luis Enrique memegang peranan kunci dalam pembajakan ini. Enrique, yang memiliki agen yang sama dengan Fernández (Iván de la Peña), menelepon langsung sang pemain untuk meyakinkannya pindah ke Paris.

Intervensi Enrique sukses besar. Fernández, yang sebelumnya digadang-gadang akan memperbarui kontraknya di Barcelona setelah ulang tahun ke-18 pada 12 Januari lalu, justru memilih membelot.

“Saya sangat senang dan sangat bangga bisa bergabung dengan Paris Saint-Germain,” ujar Fernández dalam sesi perkenalannya. “Saya sangat bersemangat dan termotivasi untuk bermain dan memberikan segalanya untuk seragam ini.”

Alasan Hengkang: Jalur Tim Utama Tertutup

Keputusan mengejutkan Fernández didasari oleh kekhawatiran akan minimnya menit bermain di skuad asuhan Hansi Flick.

Sumber internal menyebutkan bahwa Fernández tidak melihat jalur yang jelas menuju tim utama dalam formasi 4-2-3-1 yang diusung Flick. Posisi idealnya sebagai gelandang serang (No. 10) atau gelandang tengah (No. 8) sudah disesaki nama-nama besar seperti Pedri, Frenkie de Jong, Dani Olmo, hingga Fermin Lopez.

Musim ini, Fernández hanya mencatatkan 5 penampilan dengan total 148 menit bermain. Laga terakhirnya adalah sebagai pemain pengganti melawan Atlético Madrid pada awal Desember lalu.

Kekecewaan Hansi Flick

Kepergian ini membuat Hansi Flick meradang. Pelatih asal Jerman itu sebelumnya telah memberikan kepercayaan pada Fernández dengan membawanya tur pramusim ke Asia dan memberinya debut di Liga Champions.

Pekan lalu, Flick sempat menyindir situasi ini dengan mengatakan dia tidak menginginkan pemain yang “tidak 100% berkomitmen” dan menyiratkan bahwa lingkungan sekitar pemain (agen/keluarga) memberikan pengaruh buruk.