Resmi! Agak Laen 2 Masuk Klub Elite 10 Juta Penonton, Siap Salip KKN di Desa Penari

Ibnu Medium.jpeg

Rabu, 31 Desember 2025 – 21:30 WIB

Agak Laen 2 Resmi 10 Juta. (Foto: Imajinari)

Agak Laen 2 Resmi 10 Juta. (Foto: Imajinari)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Prestasi gemilang ditorehkan oleh kuartet podcaster Agak Laen di penghujung tahun ini. Sekuel yang dinanti-nanti, Agak Laen: Menyala Pantiku!, resmi mencatatkan diri sebagai film “box office monster” dengan menembus angka keramat 10 juta penonton tepat pada Rabu (31/12/2025).

Capaian ini diumumkan langsung oleh rumah produksi Imajinari, hanya beberapa jam sebelum pergantian tahun menuju 2026. Film arahan Muhadkly Acho ini berhasil mengumpulkan lebih dari 10.000.000 penonton hanya dalam waktu 35 hari penayangan sejak rilis 27 November lalu.

“Dari 9 juta ke… SEPULUUUUUHHHHHH JUTAAAAAAAA PASUKAAAAANNNNNN!! 10.000.000++ penonton #AgakLaenMenyalaPantiku siap menyambut tahun baru 2026,” tulis akun resmi Imajinari penuh euforia.

Muhadkly Acho Cetak Sejarah Baru

Rekor ini tidak hanya menempatkan Agak Laen: Menyala Pantiku! sebagai film Indonesia ketiga sepanjang sejarah yang berhasil menyentuh angka 10 juta, tetapi juga mengukuhkan Muhadkly Acho sebagai sutradara “bertangan emas”.

Acho kini resmi menjadi sineas Indonesia pertama dalam sejarah yang mampu mencetak angka di atas 9 juta penonton untuk karyanya lebih dari satu kali.

Meski angka pastinya belum dirilis secara detail, film ini kini menempel ketat rekor KKN Di Desa Penari (2022) yang memiliki 10.061.033 penonton. Mengingat libur Tahun Baru dan akhir pekan panjang (1-4 Januari 2026) di depan mata, peluang film ini untuk menyalip KKN dan bahkan film animasi Jumbo—yang saat ini memegang takhta tertinggi—untuk menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa, terbuka sangat lebar.

Film ini mengisahkan petualangan baru Boris Bokir, Bene Dion, Indra Jegel, dan Oki Rengga yang kini menjadi detektif swasta. Misi penyamaran mereka di sebuah panti jompo misterius untuk memburu buronan pembunuhan memicu kekacauan komedi yang sukses mengocok perut jutaan penonton Indonesia.