Ketua Dewan Pembina Yayasan ABN Yusron Aminulloh dan Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Dyah Sawitri. (Foto: ABN)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Akademi Buah Nusantara (ABN) resmi proses mendaftar sebagai kampus baru, fokus yang lahirkan ahli madya buah Nusantara.
“Setelah enam bulan dibahas dan dikaji mendalam, kemarin kami resmi mendaftar menjadi kampus vokasi yang akan melahirkan Ahli Madya buah-buahan Nusantara,” ujar Yusron Aminulloh, Ketua Dewan Pembina Yayasan ABN dalam keterangannya dikutip di Jakarta, Kamis (4/12/2025).
Bahkan, kata Yusron, Prof. Dr. Dyah Sawitri sebagai Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur dalam pertemuan dengan ABN, Rabu (3/12/2025) menyambut hangat.
“Kami segera bantu proses. Terima kasih ikut memajukan PTS di Jatim dengan kehadiran Akademi Buah Nusantara,” tuturnya menegaskan.
ABN, kata dia, kampus spesifik yang mengkaji buah-buahan menyesuaikan dengan nomenklatur yang ada.
“Prof Dyah meminta ABN menyesuaikan. Kami sudah konsultasi ke Dikti di Jakarta, alhamdulillah dialog hari ini sinkron dan kami akan jalankan aturan itu,” terang Yusron yang merupakan adik budayawan dan intelektual Indonesia Emha Ainun Najib ini.
Pilihan Jombang, menurut dia, sebagai kota didirikan ABN pertama, juga tidak terlepas dari sejarah perjuangan bangsa. Tahun 1926 embrio NU dari Mbah Hasyim Tebuireng Jombang.
Direktur ABN Dr Mohammad Reza Tirtawinata secara terpisah menyebut, kurikulum sudah dikaji mendalam.
“Jadi lulusan ABN diharapkan harus berdampak kemajuan buah Nusantara. Karena itu mahasiswa akan diasramakan selama 3 tahun, digembleng menjadi pribadi visioner, petani modern dengan teknologi modern,” jelas Dr Reza yang program S2-nya durian dan S3 manggis lulusan IPB.
“Alhamdulillah dukungan Universitas Airlangga dan Universitas UPN Jawa Timur, sebagai bakti ke masyarakat, ikut memberikan masukan dan mengkaji kurikulum dan target capain lulusan, sehingga berdampak kemajuan industri buah-buahan di Indonesia,” tambahnya.










