BLEE adopsi tren global ‘Quiet Streetwear’ lewat koleksi arcstrike di USS 2025. (Foto: USS)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Brand streetwear lokal, BLEE, secara resmi memperkenalkan koleksi terbarunya, “Arcstrike”, di panggung Urban Sneakers Society (USS) 2025, JICC, Jumat (7/11/2025). Mengusung filosofi “tenang namun bertenaga”, koleksi ini menandai langkah BLEE mengadopsi tren global “quiet streetwear”—gaya yang tidak berteriak, namun berbicara lewat kualitas material dan potongan.
Koleksi di bawah naungan PT Sroja Warna Indonesia (SWI) ini disebut sebagai representasi visual dari energi urban yang tenang namun penuh karakter.
Nama “Arcstrike” sendiri merupakan gabungan dari dua kata yang kontradiktif: ‘Arc’ (lintasan gerak yang halus) dan ‘Strike’ (hentakan atau tenaga).
“Kami ingin menangkap momen saat jalanan kota bersinar di bawah lampu malam yang tenang, tapi hidup. Arcstrike bukan tentang kebisingan, tapi tentang kekuatan yang muncul dari diam,” ujar Farizky Putra, Brand Manager SWI.
Secara material, koleksi ini menghadirkan perpaduan bahan-bahan seperti raw denim, genuine leather (kulit asli), cotton stripe canvas, twill, dan cotton fleece.
Dari sisi desain, BLEE menonjolkan siluet tegas dan proporsional, didominasi warna-warna gelap, detail pudar (faded look), serta sentuhan reflektif lembut yang menangkap cahaya. Estetika ini diklaim selaras dengan tren “quiet streetwear” yang kini berkembang secara global.
Peluncuran ini mendapat apresiasi langsung dari Founder Urban Sneakers Society, Jeffry Jouw alias Jejouw, yang menyoroti salah satu item kunci dari koleksi tersebut.
“Gue sangat suka dengan desain-desainnya Arcstrike, cutting-nya dan vibes dari artikel-artikelnya, terutama yang jaket kulitnya pas banget buat para dipakai rider untuk turing,” ujar Jejouw.
USS dipilih sebagai lokasi peluncuran eksklusif karena perannya sebagai wadah utama bagi ekosistem street culture di Indonesia. Peluncuran ini juga menandai pergeseran BLEE ke arah yang lebih matang dan berkarakter.
“Kami ingin membawa BLEE ke panggung international, tapi tanpa kehilangan akar lokalnya. Arcstrike adalah langkah pertama menuju arah itu, menghadirkan energi yang tenang, tapi berdampak,” tutup Farizky Putra.
Setelah peluncuran di USS 2025, BLEE berencana merilis lini kolaborasi terbatas dengan beberapa seniman visual muda Indonesia dan memperluas distribusi produknya ke pasar yang lebih luas.














