Banjir menggenangi permukiman warga di Kabupaten Cirebon, Sabtu (13/12/2025). (Foto: Antara)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mencatat sebanyak 6.530 warga terdampak banjir yang melanda 22 desa di daerah tersebut sejak Sabtu (13/12/2025) malam.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon Hadi Eko banjir dipicu hujan berintensitas tinggi dengan durasi lama, sehingga mengakibatkan sejumlah sungai meluap.
BPBD Kabupaten Cirebon menyebutkan tinggi muka air bervariasi hingga yang tertinggi mencapai 100 sentimeter di permukiman warga.
“Wilayah dengan jumlah warga terdampak banjir cukup besar yakni di Desa Junjang Wetan, Kecamatan Arjawinangun, dengan lebih dari 4.000 jiwa,” ujarnya, Minggu (14/12/2025).
Selain itu, kata dia, BPBD Kabupaten Cirebon juga mencatat dampak dari peristiwa tersebut terhadap infrastruktur dan fasilitas umum, dengan total 1.306 unit terendam banjir.
“Beberapa fasilitas umum seperti sekolah, tempat ibadah, dan tempat usaha turut terendam, serta terdapat kerusakan pada tanggul penahan sungai di Desa Kebarepan,” katanya.
Hadi menyampaikan hingga saat ini, tidak terdapat laporan korban luka maupun korban meninggal dunia akibat banjir tersebut.
Dalam penanganan darurat, BPBD bersama unsur TNI, Polri, dan relawan sudah melakukan asesmen serta penyisiran ke lokasi terdampak.
“Fokus kami saat ini adalah evakuasi warga terdampak dan pemenuhan kebutuhan dasar,” ujarnya.










