Soal Kartu Merah Lisandro Martinez, Carrick: Keputusan Paling Mengejutkan

Manchester United menelan kekalahan menyakitkan 1-2 dari Leeds United di Old Trafford dalam lanjutan Liga Inggris 2025/26, Minggu (13/4) malam waktu setempat. 

Laga itu diwarnai kontroversi besar menyusul kartu merah yang diterima bek Lisandro Martinez atas insiden yang langsung memancing kemarahan manajer interim The Red Devils, Michael Carrick.

Kartu Merah yang Menggemparkan

Martinez diusir keluar lapangan setelah wasit Paul Tierney diminta meninjau insiden melalui monitor pitchside oleh asisten VAR John Brooks. Bek asal Argentina itu dinyatakan bersalah atas dugaan tarikan rambut terhadap Dominic Calvert-Lewin.

Martinez sendiri tampak kebingungan dengan keputusan tersebut dan masih melancarkan protes saat berjalan meninggalkan lapangan.

Carrick langsung bereaksi keras usai pertandingan.

“Lisandro mendapat sikutan di wajah lebih dulu, jadi dia sedikit kehilangan keseimbangan dalam pergulatan. Dia hampir hanya menyentuh dan mencoba meraih kaus lawannya, lalu tangannya mengenai kepala, menyentuh bagian belakang rambut, karet ikatan rambut terlepas — dan dia mendapat kartu merah?” kata Carrick.

“Tidak ada agresi. Tidak ada hentakan. Tidak ada tarikan. Tidak ada gerakan tiba-tiba. Dia hanya menyentuhnya. Kita harus berhati-hati ke mana arah permainan ini jika kartu merah diberikan untuk hal seperti itu. Keputusan yang menggemparkan, benar-benar menggemparkan,” tegasnya.

Okafor Bawa Leeds Rayakan Kemenangan Pertama di Old Trafford dalam 23 Tahun

Sebelum kontroversi itu meledak, Leeds sudah menunjukkan performa impresif. Noah Okafor menjadi bintang tamu dengan mencetak dua gol di babak pertama yang membuat tuan rumah terperangah.

Kemenangan itu mengukir catatan bersejarah — Leeds meraih kemenangan Liga Inggris pertama mereka atas Manchester United dalam lebih dari 23 tahun.

Casemiro sempat memperkecil defisit melalui gol di babak kedua untuk mengubah skor menjadi 1-2. Namun dengan sepuluh pemain akibat pengusiran Martinez, United gagal menyamakan kedudukan. Leeds pun membawa pulang tiga poin penuh.

Carrick: VAR Harus Lebih Bijaksana

Kekhawatiran Carrick tidak berhenti pada kasus Martinez semata. Ia menyoroti potensi dampak lebih luas dari keputusan semacam ini terhadap permainan.

“Saya harus katakan ini sangat mengkhawatirkan jika itu akan menjadi kartu merah. Saya tahu Martinez menyentuh rambutnya, dia tidak bisa menyangkal itu. Namun ada perbedaan besar antara menyentuh seseorang seperti yang dia lakukan dengan benar-benar menarik rambut secara agresif — yang jelas-jelas pernah kita lihat sebelumnya dengan penekanan yang nyata. Ini sangat mengkhawatirkan,” ujarnya.

Sebagai perbandingan, Michael Keane dari Everton sebelumnya diganjar kartu merah dan larangan tiga laga atas insiden serupa terhadap penyerang Wolves, Tolu Arokodare, pada Januari lalu. Sementara itu, Kenny Tete dari Fulham luput dari hukuman dalam insiden sejenis pada Februari.

Calvert-Lewin sendiri mengakui ia yang melaporkan insiden tersebut kepada wasit.

“Saya tidak membuat aturan. Saya merasakan rambut saya ditarik dan memberi tahu wasit, dia yang mengambil keputusan. Saya tidak menyimpan dendam terhadap Martinez, disengaja atau tidak,” kata Calvert-Lewin.

Peluang Perlebar Jarak Terbuang

Kekalahan ini juga berdampak pada posisi United dalam klasemen. Mereka melewatkan kesempatan untuk memperlebar jarak ke posisi keenam menjadi sepuluh poin. Sementara bagi Leeds, ini hanya kemenangan kandang kedua mereka di Liga Inggris musim ini.