Sherina Munaf Ungkap Perubahan Besar Hidupnya di Filosofi Teras

Sherina Munaf kembali ke layar lebar melalui film Filosofi Teras, setelah sebelumnya membintangi Petualangan Sherina 2. Film tersebut diadaptasi dari buku best seller karya Henry Manampiring.

Bagi Sherina, proyek terbaru ini memberikan pengalaman yang berbeda. Salah satunya karena proses syuting tidak lagi banyak dilakukan di kawasan hutan seperti sejumlah film yang pernah dibintanginya.

Tak Lagi Syuting di Hutan

Sherina mengaku menikmati suasana syuting Filosofi Teras karena untuk pertama kalinya ia lebih banyak menjalani produksi di tengah kota.

Sebelumnya, Sherina sudah cukup akrab dengan lokasi hutan saat membintangi Petualangan Sherina dan Petualangan Sherina 2. Ia juga menjalani pengalaman serupa ketika bermain dalam film Wiro Sableng.

“Karena satu yang paling berbeda adalah syuting pertama aku nggak di hutan sebenarnya. Sebelumnya mau Petualangan Sherina 1 ataupun 2, ataupun Wiro Sableng, aku di hutan terus. Jadi akhirnya syuting di kota, jadi mungkin itu yang agak beda, background-nya,” ujar Sherina saat ditemui di IdeaFest 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

Jadi Tulang Punggung Keluarga

Dalam Filosofi Teras, Sherina memerankan Nea, perempuan yang harus menjadi tulang punggung keluarga setelah ayahnya meninggal dunia dan meninggalkan utang hingga ratusan juta rupiah.

Nea digambarkan sebagai sosok mandiri yang terbiasa menyelesaikan berbagai persoalan seorang diri. Namun, perjalanan hidupnya membuat Nea belajar bahwa tidak semua hal dapat dikendalikan dan berjalan sesuai keinginan.

Menurut Sherina, kisah tersebut juga berkaitan erat dengan dinamika keluarga. Ia berharap film ini dapat menjadi ruang refleksi bagi penonton untuk melihat kembali hubungan dan perjalanan keluarga masing-masing.

“Karena ini banyak mengenai soal keluarga, mungkin ini bisa menjadi momen reflektif dalam melihat dinamika keluarga sendiri, bahwa tidak sehitam putih itu, bahwa masing-masing memiliki perjalanan. Dan bahwa untuk mencapai ketenangan itu juga butuh proses,” tutur Sherina.

Bangga dengan Sosok Sherina Kecil

Sherina juga tidak keberatan jika dirinya masih kerap dikaitkan dengan karakter Sherina kecil yang diperankannya sejak film Petualangan Sherina.

Menurutnya, karakter tersebut merupakan bagian penting dari perjalanan hidup dan kariernya. Ia bahkan merasa sosok Sherina kecil turut membentuk kepribadiannya hingga dewasa.

“Kalaupun memang ada pendapat atau opini yang bilang bahwa Sherina yang kecil itu melekat sekali, itu bukan sebuah hal yang buruk. Menurut aku karena aku sangat bahagia dengan legacy itu,” ungkapnya.

“Menurut aku Sherina kecil itu juga banyak membentuk aku sampai dewasa. Jadi rasa penasarannya itu juga udah melekat sama aku,” pungkas Sherina.