IDD Pavilion di Salone del Mobile Milano 2026 mendapat kunjungan dari Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia, Prof. Dr. Junimart Girsang, bersama tim Kedutaan Besar Republik Indonesia di Italia, Rabu (22/4/2026). (Foto: Dok. ASG)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Produk desain dan kreativitas Tanah Air kian menunjukkan taringnya di kancah internasional. Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia, Prof. Dr. Junimart Girsang, secara khusus menyambangi IDD Pavilion di ajang bergengsi Salone del Mobile Milano 2026, Milan, Rabu (22/4/2026).
Kehadiran Dubes Junimart menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah terhadap ekosistem desain nasional yang kini mulai menembus pasar global. Didampingi jajaran KBRI Roma dan ITPC Milan, Dubes disambut hangat oleh CEO Indonesia Design District (IDD), Ipeng Widjojo.
House of Indonesia: Narasi Kreativitas Tanpa Batas
Dalam kunjungan tersebut, Dubes Junimart berkeliling melihat langsung instalasi bertajuk “House of Indonesia”. Konsep ini merupakan booth kolaboratif besutan IDD PIK 2 yang menghubungkan desainer, manufaktur, hingga komunitas kreatif dalam satu wadah terintegrasi.
Karya-karya yang dipamerkan merupakan hasil kurasi ketat Alvin Tjitrowirjo, yang menonjolkan pendekatan kontemporer namun tetap berakar pada identitas lokal. Penataan interiornya pun tampil ciamik berkat tangan dingin Santi Alaysius, pendiri Domisilium Studio.
“Partisipasi ini adalah kesempatan emas untuk memperkenalkan desain khas kita. Lewat IDD Pavilion, kita tunjukkan bahwa Indonesia punya ekosistem yang mampu berpikir konseptual, merancang dengan kuat, dan mewujudkannya dalam kualitas global,” papar Alvin Tjitrowirjo.
Talenta Muda Unjuk Gigi di Salone Satellite
Tak hanya mengunjungi paviliun utama, Dubes Junimart juga menyempatkan diri mendatangi Salone Satellite. Di sana, tiga talenta muda Indonesia—Studio Banda, Zulyo Kumara, dan Cynthia Margaret—berdiri sejajar dengan ratusan kreatif muda dari berbagai belahan dunia.
Dubes Junimart tak menyembunyikan kekagumannya atas dedikasi para desainer muda ini. Baginya, keikutsertaan mereka bukan sekadar kompetisi, melainkan representasi kebanggaan bangsa.
“Kami sangat mengapresiasi gairah dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Indonesia Design District. Inisiatif seperti ini sangat penting untuk mendorong desain Indonesia agar semakin dikenal dan dirayakan di panggung internasional,” tegas Junimart Girsang di penghujung kunjungannya.
Sinergi Lintas Sektoral
Kehadiran Indonesia di ajang furnitur dan desain terbesar dunia ini merupakan buah kolaborasi apik. Tercatat, Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf), Kementerian Perdagangan, Indonesia Design Development Centre (IDDC), ITPC Milan, hingga KBRI Roma bersinergi memastikan bendera Indonesia berkibar di Milan pada 21–26 April 2026.
Melalui ajang ini, Indonesia tidak lagi sekadar menjadi pasar, melainkan pemain yang diperhitungkan dalam inovasi material dan perkembangan arsitektur interior dunia.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.












