Janice Tjen dari Indonesia melakukan pukulan backhand melawan Leylah Fernandez dari Kanada di Babak Pertama Tunggal Putri pada hari ketiga Australian Open 2026 di Melbourne Park pada 20 Januari 2026 di Melbourne, Australia. (Foto: Cameron Spencer/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Petenis tunggal putri Indonesia, Janice Tjen, membuka perjalanannya di turnamen WTA 1000 Qatar Open 2026 dengan performa yang luar biasa dominan. Bertanding di lapangan keras Doha pada Senin (9/2/2026), Janice sukses menyingkirkan petenis Brasil, Beatriz “Bia” Haddad Maia, dua set langsung dengan skor telak 6-0, 6-1.
Dalam pertandingan yang hanya berlangsung selama 1 jam 9 menit tersebut, Janice yang kini menempati peringkat 46 dunia tampil begitu solid. Sebaliknya, Bia Haddad (peringkat 67 dunia) tampak kesulitan mengembangkan permainan dan banyak melakukan kesalahan sendiri (unforced errors).
Dominasi Total Sejak Awal
Janice langsung menekan sejak set pertama dimulai. Petenis berusia 23 tahun ini memanfaatkan ketidakstabilan lawan dengan penempatan bola yang akurat dan variasi serangan yang menyulitkan.
Di sisi lain, Bia Haddad sempat mencoba memberikan perlawanan dengan menyelamatkan tiga break point di awal laga. Namun, dua pukulan winner presisi dari Janice akhirnya mematahkan servis lawan. Unggul 2-0 dalam sepuluh menit pertama, Janice terus mendikte permainan dari garis belakang hingga menutup set pertama dengan skor sempurna 6-0 alias bagel.
Memasuki set kedua, dominasi Janice berlanjut. Ia langsung unggul 3-0 dalam waktu singkat. Bia Haddad baru bisa pecah telur di gim keempat untuk mengubah skor menjadi 1-3, yang menjadi satu-satunya gim yang berhasil ia menangkan dalam pertandingan ini.
Kesalahan ganda (double fault) yang dilakukan Bia di gim keenam semakin memuluskan jalan Janice. Tanpa ampun, Janice menutup pertandingan dengan skor 6-1 dan memastikan tiket ke babak kedua.
Kondisi Lawan yang Belum Stabil
Kemenangan mudah Janice ini juga tak lepas dari kondisi Bia Haddad yang tengah berjuang menemukan kembali performa terbaiknya. Ini merupakan kekalahan kelima dari enam pertandingan yang dilakoni petenis Brasil itu di awal musim 2026.
Mantan petenis 10 besar dunia tersebut diketahui masuk ke babak utama Qatar Open sebagai lucky loser setelah kalah di kualifikasi. Bia sendiri sedang dalam fase pemulihan performa setelah sempat mengakhiri musim 2025 lebih cepat demi kesehatan mental dan menjalani prosedur pembekuan sel telur (egg freezing).
Analisis statistik pertandingan menunjukkan Janice berhasil memaksa Bia keluar dari zona nyamannya melalui servis terbuka dan serangan forehand paralel yang dalam. Strategi ini efektif membuat lawan frustrasi dan melakukan banyak kesalahan fatal.
Janice Tjen, di babak kedua turnamen WTA 1000 Qatar Open 2026 akan berhadapan dengan unggulan teratas sekaligus juara bertahan tiga kali, Iga Swiatek, Selasa (10/2/2026) malam pukul 20:10 WIB.














