Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf (Foto: haji.go.id)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) berharap Presiden RI, Prabowo Subianto hadir langsung untuk melepas keberangkatan kloter pertama jemaah haji tahun 2026.
Gus Irfan mengungkapkan, pihak kementerian hingga kini masih menantikan kepastian kehadiran presiden dalam agenda tersebut.
“Tentu kita berharap beliau berkenan untuk memberangkatkan jemaah haji kita, tapi kita lihat nanti situasinya,” kata Gus Irfan saat ditemui di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026).
Ia menyadari jadwal Presiden sangat padat dan mencakup berbagai urusan penting, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Meski demikian, Gus Irfan tetap berharap Kepala Negara bisa meluangkan waktu untuk hadir dalam momen pelepasan jemaah haji kloter pertama.
“Mudah-mudahan beliau berkenan dan waktunya longgar. Kita tahu kesibukan beliau luar biasa sehingga kita berharap beliau masih bisa,” ucapnya.
Untuk diketahui, keberangkatan perdana jemaah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 dijadwalkan berlangsung pada Rabu (22/4/2026) dini hari dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Madinah.
Selain itu, Gus Irfan memastikan seluruh kesiapan penyambutan jemaah haji yang mulai memasuki asrama pada hari ini telah dilakukan secara optimal.
“Hari ini sudah ada yang masuk asrama haji. Besok atau dini hari nanti sebagian akan sudah berangkat kloter pertama,” katanya.
Sebelumnya, Kepala UPT Pengelolaan Asrama Haji Banten, Ahmad Muafiq mengatakan Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan melepas langsung kloter pertama keberangkatan jemaah haji Embarkasi Banten menuju Tanah Suci.
“Insya Allah, rencana pelepasan akan dilakukan oleh Bapak Presiden pada pukul 14.20 di Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Ahmad Muafiq, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banten melibatkan 110 petugas yang terbagi dalam 11 bidang layanan. Layanan tersebut mencakup penanganan jemaah lansia dan disabilitas, akomodasi, imigrasi, kesehatan, hingga layanan pendukung lainnya.
Selain itu, tenaga pendukung, seperti porter, petugas klinik, dan pengelola kamar juga telah disiapkan guna memastikan kenyamanan jemaah selama berada di asrama.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.









