Bupati Aceh Selatan Mirwan MS dan istrinya kedapatan pergi umrah saat bencana melanda wilayahnya. (Foto: Tangkapan layar/Instagram/almisbahtravel)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Partai Gerindra mengambil langkah tegas menyusul ramainya sorotan terhadap Bupati Aceh Selatan Mirwan MS yang berangkat umrah di tengah bencana banjir di daerahnya. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, mengumumkan pemberhentian Mirwan dari jabatan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Aceh Selatan.
“Tadi saya dilaporkan mengenai bupati Aceh Selatan yang juga merupakan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Aceh Selatan. Sangat disayangkan sikap dan kepemimpinan yang bersangkutan,” kata Sugiono kepada wartawan, Jumat (5/12/2025).
“Oleh karena itu DPP Gerindra memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan,” tegasnya.
Sebelumnya, Mirwan dikabarkan sedang berada di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah. Keberangkatan itu menuai sorotan publik karena bertepatan dengan kondisi Aceh yang dilanda bencana banjir bandang. Padahal, pada 27 November 2025, ia telah menandatangani Surat Pernyataan Ketidaksanggupan dalam penanganan tanggap darurat bencana di wilayahnya.
Menanggapi polemik ini, Kabag Prokopim Pemkab Aceh Selatan, Denny Herry Safputra, membela Bupati. Ia menyatakan Mirwan berangkat setelah menilai kondisi wilayahnya sudah stabil.
“Tentunya setelah melihat situasi dan kondisi wilayah Aceh Selatan umumnya yang sudah stabil, terutama debit air yang sudah surut di permukiman warga pada wilayah Bakongan Raya dan Trumon Raya,” kata Denny, Jumat (5/12/2025).
Ia membantah narasi bahwa Bupati meninggalkan rakyatnya saat bencana. “Narasi Bupati meninggalkan rakyatnya ketika bencana banjir melanda, kami sampaikan hal ini tidak tepat,” ujarnya.
Denny mengklaim sebelum berangkat, Mirwan dan istrinya telah berkali-kali mengunjungi lokasi terdampak dan turun langsung mendistribusikan bantuan logistik kepada warga.














