Pendapatan Bisa Amblas Imbas Komisi Ojol, Bos GOTO Ungkap Strategi Penyelamat Bisnis Gojek

Haris_Medium_dfc3c72d48.avif

Selasa, 19 Mei 2026 – 19:41 WIB

Direktur Utama GOTO, Hans Patuwo, di Kantor GOTO, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026).(Foto: inilah.com/Harris Muda)

Direktur Utama GOTO, Hans Patuwo, di Kantor GOTO, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026).(Foto: inilah.com/Harris Muda)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyatakan dukungan penuh dan komitmen konkret terhadap arah kebijakan pemerintah terkait komisi ojek online.

GOTO berkomitmen penuh menjalankan arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 yang memangkas potongan pendapatan dari pengemudi ojek online (ojol) menjadi maksimal delapan persen.

Meski kebijakan ini berpotensi menggerus kantong pendapatan perusahaan, manajemen GOTO telah menyiapkan siasat dengan mengandalkan kekuatan gurita bisnis dalam ekosistem mereka untuk menambal penurunan tersebut

“Seperti kami sampaikan, perubahan ini akan memiliki dampak penurunan pendapatan Gojek di bisnis GoRide. Kami akan mengoptimalkan lini-lini bisnis kami yang lain untuk men-support perubahan ini,” kata Direktur Utama GOTO, Hans Patuwo, di Kantor GOTO, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026).

Sebagai bagian dari ekosistem GOTO, Gojek kata Hans memiliki berbagai lini bisnis yang saling mendukung dan terus berkembang. Ini termasuk layanan pengantaran, logistik, finansial, dan berbagai layanan digital lainnya.

Kekuatan ekosistem ini menurut dia, cukup memberikan fondasi yang kuat bagi Gojek untuk terus bertumbuh sekaligus menjaga keunggulan layanan kami.

“Melalui kekuatan ekosistem dan inovasi yang berkelanjutan, kami optimis dapat melakukan penyesuaian dengan baik. Dan pada saat yang sama, sekaligus menjaga stabilitas jangka panjang Gojek maupun GOTO,” katanya.

Lebih jauh, Hans mengaku cukup optimistis proyeksi keuangan perusahaan pada kuartal II secara keseluruhan relatif masih aman. Kendati demikian, ia menegaskan manajemen akan terus mengkaji dan memantau dinamika pasar dalam beberapa pekan ke depan.

“Jadi Q2 itu masih tinggal satu bulan lagi di bulan Juni. Sampai saat ini kelihatannya masih oke, akan tetapi kami akan kaji terus dan kami akan lihat di beberapa minggu ke depan apa yang akan terjadi,” katanya.

“Singkat kata, sampai saat ini kelihatannya Q2 masih oke. Tapi kita akan tetap mengevaluasi dan mengkaji terus,” ucapnya lagi.

Hans lebih lanjut kembali menegaskan kalau Gojek dan juga GoTo adalah suatu ekosistem yang memiliki banyak lini bisnis dan saling mendukung dan saling menopang.

“Jadi kami berharap dengan ada penyesuaian ini, kami juga akan mengoptimalkan di lini-lini bisnis yang lain supaya bagaimana secara keseluruhan Gojek dan GoTo masih bisa tetap berkembang dan maju ke depan,” katanya menegaskan lagi.

“Jadi semua ini adalah keinginan dan juga menjadi wujud support kami kepada bukan hanya Bapak Presiden, kepada pemerintah, tapi juga kepada mitra driver, pelanggan, maupun seluruh Indonesia,” tuturnya memungkas.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang