Ogah Hanya Andalkan LHKPN, Purbaya Intip Rekening Eselon I hingga III Kemenkeu, Begini Hasilnya

Clara Medium.jpeg

Jumat, 23 Januari 2026 – 04:09 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat sedang mampir ke sebuah warung di Kawasan Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).(Foto: inilah.com/Clara Anna Scholastica)

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat sedang mampir ke sebuah warung di Kawasan Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).(Foto: inilah.com/Clara Anna Scholastica)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah memeriksa saldo rekening para pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Apa hasilnya?

Purbaya menyebut, dirinya memiliki akses untuk memeriksa rekening pejabat Kemenkeu. Sejauh ini, pemeriksaan rekening yang dilakukan Purbaya menyasar pejabat eselon I hingga III.

“Saya punya akses untuk pejabat saya. Yang saya periksa sampai eselon III karena mereka yang berpotensi naik jabatan. Nanti kalau yang di bawah mau naik, kita lihat lagi. Eselon I juga saya lihat,” kata Purbaya, Kamis (22/1/2026).

Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan pemeriksaan tersebut tidak hanya mengandalkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), tetapi juga menggunakan data-data lainnya di luar LHKPN.

“Di luar LHKPN dan LHKPN juga kita lihat, apakah masuk akal atau tidak. Kemudian dibandingkan dengan perkembangan saldo di bank dari tahun ke tahun. Jadi, enggak bisa sembunyi lagi pejabat-pejabat kami dari pengawasan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, Purbaya menyampaikan, tren saldo rekening para pejabat di Kemenkeu, dalam beberapa tahun terakhir, terlihat normal dan tidak menunjukkan lonjakan yang mencurigakan.

Dia menegaskan, hasil pemeriksaan ini, tidak serta-merta menutup kemungkinan terjadinya praktik korupsi. Di mana, sebagian pejabat memiliki kemampuan dalam mengelola kekayaannya, agar tidak mudah terdeteksi melalui pengawasan konvensional.

“Pejabat di bidang pajak, bea cukai, atau keuangan sudah jago mengelola saldo di tabungan. Namun, saya juga masih bisa lihat dari tempat yang lain,” tutur Purbaya.