Kapal pesiar MV Hondius yang terjangkit hantavirus tiba di pelabuhan industri Granadilla de Abona di Tenerife di Kepulauan Canary Spanyol pada Minggu (10/5/2026) pagi waktu setempat. (Foto: AFP/Jorge Guerrero)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Drama kesehatan yang melanda kapal pesiar MV Hondius akhirnya memasuki babak baru. Kapal berbendera Belanda yang tengah didera wabah hantavirus tersebut resmi tiba di lepas pantai Pelabuhan Granadilla, Tenerife, Spanyol, pada Minggu (10/5/2026) pagi waktu setempat.
Kedatangan kapal ini menandai dimulainya operasi evakuasi besar-besaran terhadap seluruh penumpang dan sebagian awak kapal. Meskipun hingga saat ini belum ada penumpang tambahan yang menunjukkan gejala infeksi, otoritas kesehatan Spanyol tetap memberlakukan protokol pengawasan ketat untuk memastikan tidak ada penularan yang terlewat.
Protokol Evakuasi dan Sterilisasi
Sesuai prosedur yang telah disepakati, para penumpang akan diturunkan dari kapal menggunakan perahu-perahu kecil menuju daratan. Otoritas Spanyol menetapkan skala prioritas, di mana warga negara Spanyol akan dievakuasi terlebih dahulu, disusul oleh warga negara asing lainnya secara bertahap.
Operator kapal, Oceanwide Expeditions, menyatakan bahwa sebanyak 30 anggota kru akan tetap berada di atas kapal. Mereka dijadwalkan berlayar menuju Belanda untuk menjalani proses disinfeksi menyeluruh terhadap seluruh area kapal. “Setelah turun dari kapal, para penumpang akan langsung dipindahkan ke pesawat yang telah disiapkan untuk pemulangan,” tulis pernyataan resmi perusahaan.
Langkah evakuasi ini diambil setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Uni Eropa secara khusus meminta Spanyol mengelola penanganan wabah ini sejak hantavirus terdeteksi saat kapal berada di lepas pantai Tanjung Verde, Rabu (6/5/2026) lalu.
Kehadiran Petinggi WHO di Lokasi
Keseriusan penanganan wabah ini terlihat dari kehadiran langsung Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, di Tenerife sejak Sabtu malam. Ia hadir didampingi oleh jajaran menteri dari pemerintahan Spanyol, termasuk Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan.
Berdasarkan data terbaru dari WHO per Jumat (8/5/2026), total delapan orang telah jatuh sakit dalam insiden ini, dengan tiga di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, enam kasus telah terkonfirmasi positif hantavirus, sementara dua kasus lainnya masih dalam tahap observasi atau dugaan.
Situasi Kondusif di Pelabuhan
Pantauan di lapangan menunjukkan kesiagaan penuh otoritas setempat. Tenda-tenda medis berwarna putih telah didirikan di sepanjang dermaga Granadilla, lengkap dengan pengamanan ketat dari pihak kepolisian. Meski demikian, aktivitas warga lokal di sekitar pelabuhan terpantau tetap normal.
Beberapa warga tampak tetap berenang dan bersantai di kafe, menunjukkan tidak adanya kepanikan massal. “Ada kekhawatiran akan adanya bahaya, tetapi jujur saja, saya tidak melihat orang-orang terlalu khawatir,” ujar David Parada, salah seorang warga lokal, seperti dikutip dari AFP.
Hantavirus sendiri dikenal sebagai penyakit yang umumnya menyebar melalui perantara hewan pengerat. Meski penularan antarmanusia sangat jarang terjadi, WHO tetap menetapkan status risiko ‘sedang’ bagi para penumpang dan awak kapal MV Hondius, sementara risiko bagi populasi global secara umum dinyatakan tetap rendah.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













