Mulai Program MBG hingga Perumahan Rakyat, Strategi Prabowo Tumbuhkan Ekonomi 8 Persen

Vonita Medium.jpeg

Senin, 23 Maret 2026 – 21:22 WIB

Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah tokoh dan jurnalis di kediamannya, Hambalang, Bogor, dikutip Senin (23/3/2026). (Foto: Tangkapan Layar Biro Pers Sekretariat Presiden).

Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah tokoh dan jurnalis di kediamannya, Hambalang, Bogor, dikutip Senin (23/3/2026). (Foto: Tangkapan Layar Biro Pers Sekretariat Presiden).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Presiden RI Prabowo Subianto ternyata punya atensi besar dalam menciptakan lapangan kerja bagi seluruh rakyat Indonesia. Berbagai program dijalankan demi menciptakan lapangan kerja. Penting untuk menjamin kesejahteraan rakyat sekaligus menumbuhkan ekonomi tinggi. 

Cukup banyak program yang sengaja dikreasikan, demi menyerap pekerja dalam jumlah signifikan. Mulai program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, hingga pembangunan satu juta rumah. Langkah ini ditempuh untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi tembus ke angka 8 persen.

Prabowo menyoroti besarnya dampak program MBG terhadap penyerapan tenaga kerja. Ditegaskan, saat ini, program MBG memiliki sekitar 30.000 dapur. Dan, masing-masing dapur mempekerjakan minimal 50 orang.

“Itu sudah 1,5 juta,” kata Prabowo dalam dialog bersama para tokoh dan jurnalis senior di kediamannya, Hambalang, Bogor, dikutip Senin (23/3/2026).

Tak hanya itu, Prabowo menyebut setiap dapur juga akan melibatkan rantai pasok dari para vendor bahan pangan yang diperkirakan menyerap tambahan hingga 1,5 juta tenaga kerja lagi.

Selain MBG, pemerintah juga mengandalkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa. Dengan target 80 ribu koperasi yang masing-masing mempekerjakan sekitar 18 orang, program ini berpotensi menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja baru.

Di sektor kelautan, Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) difokuskan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan. Pemerintah menargetkan pembangunan hingga 1.100 kampung nelayan pada 2026.

“Kita bikin pilot project di Biak, penghasilannya nelayan itu naik rata-rata 60 persen sampai 80 persen,” ucapnya.

Prabowo menegaskan, program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sementara itu, program pembangunan satu juta rumah disebut menjadi salah satu motor terbesar penciptaan lapangan kerja.

Setiap unit rumah diperkirakan melibatkan lima pekerja, sehingga totalnya bisa menyerap hingga 5 juta tenaga kerja, belum termasuk efek berantai dari industri pendukung seperti bahan bangunan dan utilitas.

Prabowo optimistis, kombinasi dari seluruh program tersebut akan menjadi lokomotif ekonomi nasional. “Saya yakin ketika ini berjalan, itu akan lebih dari 8 persen,” ungkapnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang