MU meluncurkan rencana untuk stadion baru berkapasitas 100.000 tempat duduk tahun lalu. (Foto: Manchester United/Foster + Partners)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Klub raksasa Liga Inggris, Manchester United, memberikan secercah titik terang terkait megaproyek pembangunan stadion baru mereka yang berkapasitas 100.000 penonton. Pihak manajemen menargetkan markas baru senilai £2 miliar (sekitar Rp40 triliun) tersebut akan resmi dibuka dalam kurun waktu enam tahun ke depan.
Sejak cetak biru desain diluncurkan pada Maret 2025 lalu, progres yang terlihat di hadapan publik memang terkesan lambat. Namun, CEO Pengembangan Stadion Manchester United, Collette Roche, menegaskan bahwa pergerakan masif terus berjalan “di belakang layar”.
Pihak klub mengestimasi bahwa proses konstruksi fisik akan memakan waktu empat hingga lima tahun. Roche juga memastikan bahwa garis waktu (timeline) proyek ini tetap sesuai jalur, dengan target pembukaan paling lambat menjelang musim kompetisi 2032-2033.
“Ketika kami meluncurkan gagasan stadion baru ini 12 bulan lalu, kami memang mengatakan bahwa konstruksinya akan memakan waktu empat hingga lima tahun. Itu benar adanya,” ungkap Roche.
“Namun, banyak yang salah mengartikan bahwa stadion ini akan siap pada tahun 2030. Untuk membangun stadion sekompleks ini, dibutuhkan waktu satu hingga dua tahun hanya untuk persiapan pra-konstruksi,” jelasnya meluruskan ekspektasi publik.
Fokus Pembebasan Lahan dan Negosiasi Alot
Saat ini, fokus utama manajemen Setan Merah adalah pembebasan lahan, penggalangan dana, dan pengurusan izin perencanaan. Meski stadion baru ini akan dibangun di atas lahan Old Trafford saat ini, pihak klub membutuhkan lahan tambahan di sekitarnya untuk mendukung fasilitas terintegrasi.
Proses negosiasi lahan dilaporkan menghadapi tantangan, terutama dengan perusahaan logistik dan angkutan barang kereta api, Freightliner. Meski demikian, Roche menyatakan bahwa pembicaraan berjalan positif dan klub berharap dapat membuat pengumuman resmi dalam waktu dekat.
“Beberapa contoh kemajuan yang telah kami capai, pertama dan terutama, adalah perakitan lahan. Kami ingin memastikan posisi terbaik untuk stadion ini—lahan yang luas untuk fasilitas yang tepat, terkoneksi dengan baik, dan menawarkan pengalaman hari pertandingan (match day) yang luar biasa,” papar Roche.
“Saya telah menghabiskan banyak waktu berdiskusi dengan para pemilik lahan setempat untuk memahami kebutuhannya. Kami mengalami kemajuan yang sangat baik, dan saya berharap dapat membagikan kabar positif terkait hal ini dalam beberapa bulan ke depan,” pungkasnya.
Pembangunan stadion berkapasitas 100.000 tempat duduk ini merupakan ambisi besar Manchester United untuk kembali mendominasi, tidak hanya dalam urusan prestasi di lapangan hijau, tetapi juga dalam memiliki infrastruktur kelas dunia yang mampu menyaingi rival-rival elite Eropa.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













