Malam Takbiran di Jakarta, Pramono Gelar CFN di Bundaran HI

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi mengumumkan penyelenggaraan Car Free Night (CFN) pada malam takbiran Idulfitri, Jumat (20/3/2026).

Dipusatkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), acara bertajuk “Eid Mubarak Jakarta: Rhythm of Fountain” ini siap memanjakan warga dengan berbagai atraksi visual dan budaya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan ruang perayaan yang inklusif bagi seluruh masyarakat ibu kota.

“Saya sudah menyetujui kegiatan malam itu mulai pukul 20.00 WIB sampai 22.00 WIB. Kita akan mengadakan acara yang disebut Car Free Night,” ujar Pramono di Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Atraksi Spektakuler: 1.000 Beduk hingga Flying LED

Pihak Pemprov telah menyiapkan rangkaian agenda besar untuk memeriahkan suasana kemenangan. Beberapa daya tarik utama yang akan ditampilkan meliputi Festival 1.000 Beduk dan Rampak Beduk. Pawai Obor megah yang melibatkan 5.000 peserta. Pertunjukan teknologi visual seperti Dancing Fountain, Lighting Show, dan Laser Show. Atraksi inovatif Flying LED Show yang akan menghiasi langit Jakarta.

Rekayasa Lalu Lintas dan Akses Transportasi Umum

Untuk mendukung kelancaran Car Free Night Jakarta malam takbiran ini, Pemprov DKI akan melakukan pembatasan kendaraan pribadi di sekitar area Bundaran HI. Warga dilarang membawa kendaraan pribadi masuk ke zona steril selama acara berlangsung.

Meski akses kendaraan pribadi ditutup, Pramono memastikan mobilitas warga tidak akan terganggu karena layanan Transjakarta tetap beroperasi normal.
“Tidak diizinkan kendaraan pribadi untuk masuk, tetapi Transjakarta tetap beroperasi sehingga masyarakat tetap bisa beraktivitas dan menikmati acara,” jelasnya.

Program “Mudik ke Jakarta”

Kegiatan CFN ini juga menjadi bagian dari kampanye “Mudik ke Jakarta”. Program ini mengajak masyarakat untuk merasakan suasana Idulfitri di Jakarta yang lebih terbuka, hangat, dan penuh kebersamaan.

Melalui momentum ini, Pemprov DKI berharap warga dapat merayakan malam takbiran dengan tertib sekaligus mempererat rasa persaudaraan di tengah keberagaman kota Jakarta.