Layanan Pulih Total, Cloudflare Pastikan Gangguan Global Bukan Serangan Siber

Ibnu Medium.jpeg

Rabu, 19 November 2025 – 05:54 WIB

Seseorang memegang iPhone yang menampilkan Kesalahan Cloudflare saat mencoba mengakses halaman web, selama pemadaman layanan Cloudflare, Lafayette, California (Foto: Smith Collection/gado | Archive Photos | Getty Images)

Seseorang memegang iPhone yang menampilkan Kesalahan Cloudflare saat mencoba mengakses halaman web, selama pemadaman layanan Cloudflare, Lafayette, California (Foto: Smith Collection/gado | Archive Photos | Getty Images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Cloudflare mengumumkan bahwa seluruh layanannya telah pulih sepenuhnya menyusul gangguan masif, Selasa (18/11). Gangguan yang melumpuhkan akses ribuan pengguna ke platform utama seperti X (sebelumnya Twitter), ChatGPT, Canva, hingga Grindr tersebut dipastikan bukan disebabkan oleh serangan peretas.

Perusahaan infrastruktur web yang menangani sekitar seperlima lalu lintas internet dunia ini memberikan penjelasan teknis mendetail mengenai insiden yang sempat membuat harga sahamnya terkoreksi turun 2,3% pada perdagangan pagi.

Penyebab: File Konfigurasi yang “Membengkak”

Dalam pernyataan resminya, Cloudflare mengklarifikasi bahwa akar masalah bermula sekitar pukul 06.30 ET. Pemicunya adalah sebuah file konfigurasi yang dibuat secara otomatis (automatically generated configuration file).

File ini sejatinya dirancang untuk mengelola potensi ancaman keamanan. Namun, ukuran file tersebut membengkak menjadi terlalu besar sehingga menyebabkan sistem perangkat lunak yang menangani lalu lintas data mengalami crash. Kegagalan sistem inilah yang memicu efek domino, memblokir akses pengguna ke berbagai situs web dan aplikasi yang bergantung pada jaringan Cloudflare.

“Tidak ada bukti bahwa ini adalah hasil dari serangan atau disebabkan oleh aktivitas jahat (malicious activity),” tegas Cloudflare, menepis spekulasi adanya serangan siber atau DDoS berskala besar.

Dampak dan Pemulihan

Menurut data dari Downdetector, laporan gangguan sempat memuncak hingga lebih dari 11.000 laporan pada titik terparah. Namun, angka tersebut turun drastis menjadi sekitar 2.800 laporan pada pukul 10.20 ET seiring dengan langkah mitigasi dan perbaikan (fix deployment) yang dilakukan tim teknis Cloudflare.

Meskipun X dan OpenAI (pembuat ChatGPT) belum memberikan komentar resmi, layanan mereka terpantau berangsur normal. Insiden ini menambah daftar panjang kerentanan infrastruktur internet terpusat, mengingat bulan lalu gangguan serupa juga menimpa layanan cloud Amazon yang berdampak pada Snapchat dan Reddit.

Cloudflare menyatakan investigasi internal masih terus berjalan untuk mencegah kejadian serupa terulang, meskipun layanan global kini telah kembali stabil.

Topik
Komentar