Kacamata pintar terbaru dari Meta yang dikenakan oleh sosialita ternama, Kylie Jenner. (Foto: Instagram/@metaglasses)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Tren penggunaan kacamata pintar (smart glasses) dan perangkat sandang (wearable) berkamera kini memicu alarm kewaspadaan tinggi di Eropa. Pemerintah Norwegia secara resmi mulai mempertimbangkan opsi larangan penggunaan perangkat-perangkat canggih tersebut demi melindungi hak privasi warga di ruang publik.
Menteri Digitalisasi Norwegia, Karianne Tung, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mengkaji regulasi ketat untuk membatasi, atau bahkan melarang, perangkat wearable yang dilengkapi kamera –termasuk buatan raksasa teknologi dunia seperti Meta dan Snap.
Kekhawatiran ini membengkak seiring kian maraknya gadget yang tak cuma dibekali kamera dan penyambung internet, tetapi juga disusupi teknologi kecerdasan buatan (AI) serta pengenalan wajah (facial recognition).
“Kita harus mencegah perangkat ini digunakan untuk memantau orang lain di ruang publik,” tegas Karianne, dikutip dari laporan TechCrunch, Kamis (3/9/2026).
Invasi AI di Gadget Sehari-hari Mengancam Kebebasan Sipil
Karianne menyoroti pergeseran tren teknologi saat ini yang dinilainya makin agresif menyusup ke kehidupan sehari-hari masyarakat. Integrasi mikrofon, kamera kecil, dan AI kini tak hanya menempel di kacamata, tetapi juga merambah ke headphone, topi, hingga berbagai aksesori sandang lainnya.
Tanpa adanya batasan hukum yang jelas, integrasi fitur AI dengan kamera tersembunyi ini rentan disalahgunakan untuk merekam atau mengidentifikasi seseorang secara diam-diam tanpa persetujuan.
Kondisi tersebut menyulut protes keras dari berbagai kelompok pemerhati kebebasan sipil. Mereka menilai kemudahan mengambil gambar dan mengenali identitas seseorang di jalanan secara instan sudah merusak batas-batas privasi mendasar dalam bermasyarakat.
Bentuk Tim Pakar untuk Kaji Aturan Pengenalan Wajah
Guna mematangkan langkah hukum tersebut, Karianne berencana segera membentuk tim khusus yang diisi oleh para pakar independen dan ahli teknologi.
Kelompok kerja ini nantinya bakal membedah dari berbagai sudut pandang serta memberikan rekomendasi konkret kepada pemerintah terkait langkah-langkah perlindungan hak privasi warga yang perlu diperketat.
Regulasi yang tengah disiapkan Pemerintah Norwegia ini diperkirakan tak cuma menyasar unit fisik kacamata pintar saja, melainkan juga mencakup larangan eksplisit terhadap penggunaan teknologi pengenalan wajah terhadap orang lain di tempat umum.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













