Petugas Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Barat menambal Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) bolong di Jalan Daan Mogot, Grogol Petamburan, Senin (14/4/2025). (Foto: Antara/Risky Syukur)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin meminta Pemprov DKI memastikan CCTV di fasilitas publik aktif untuk pengawasan usai adanya kasus pencurian pelat besi jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jakarta Barat (Jakbar).
“Kasus pencurian pelat besi JPO ini sudah berulang, tidak hanya di satu lokasi. Artinya ada celah dalam sistem pengamanan aset publik yang harus segera dibenahi,” kata Khoirudin kepada wartawan, Rabu (28/1/2026).
Khoirudin mengingatkan, hilangnya pelat besi JPO dapat membahayakan warga akibat lantai JPO yang bolong-bolong. “JPO itu fasilitas keselamatan. Kalau lantainya bolong, risikonya fatal. Ini menyangkut nyawa orang,” ujarnya.
Dia juga mengimbau warga ikut mengawasi terkait maraknya pencurian besi JPO tersebut. Selain itu, ia meminta Pemprov DKI segera memasanv CCTV di JPO yang rawan pencurian.
“CCTV itu perlu dan relevan, tapi jangan sekadar dipasang. Harus dipastikan aktif, terawat, dan ada pemantauan real time,” ujarnya.
Dia menjelaskan, CCTV itu nantinya harus terintegrasi dengan kepolisian untuk memudahkan penegakan hukum.
Khoirudin juga mendorong Pemprov DKI mempertimbangkan penggunaan material alternatif pada JPO. Ia pun mengusulkan fasilitas publik dibuat dari material yang tak berpotensi dicuri.
“Kalau memang memungkinkan, desain dan material JPO juga perlu dievaluasi. Jangan sampai fasilitas publik terus jadi sasaran karena nilai besinya tinggi. Ini harus ditangani serius dan menyeluruh. Jangan menunggu sampai ada korban,” katanya.
Sebelumnya, pelat besi JPO Sahabat di Jakarta Barat hilang pada Sabtu (24/1/2026). Pelat besi berukuran 1×2 meter telah hilang dari salah satu ujung lantai JPO.
Selain itu, tiga pelat besi pada bagian anak tangga juga ikut hilang. Baut-baut bekas copotan pun berserakan di sekitar lantai JPO yang sudah bolong.














