Penyerang Persib Bandung, Mariano Peralta saat tampil melawan Sabah FC pada laga persahabatan bertajuk Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (15/8/2026). Dok. Persib Bandung
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Mariano Peralta menjelma jadi pahlawan Persib Bandung dalam duel melawan Manila Digger FC pada babak play-off atau pendahuluan AFC Champions League (ACL 2) 2026/2027. Gol tunggalnya memastikan Maung Bandung meraih tiket ke fase grup.
Tampil di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8/2026) malam, Peralta mencetak gol penentu di penghujung laga tepatnya menit ke-89.
Gol tersebut berawal dari sundulan Berguinho yang jatuh tepat ke kaki Peralta. Penyerang asal Argentina itu kemudian mengontrol bola menggunakan dada sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang gagal dihalau kiper Manila Digger.
Usai pertandingan, Peralta memilih tidak berlebihan dan larut dalam pujian atas gol pentingnya. Pemain yang menyandang predikat sebagai pemain terbaik Super League musim lalu itu justru merendah dan menganggap dirinya hanya mendapat keberuntungan.
“Sebagaimana yang pelatih katakan, laga ini sangat ketat. Saya hanya beruntung mencetak gol dan membawa tim kami menang dan lolos,” ujar Peralta dalam sesi jumpa pers usai laga.
Lebih lanjut, Peralta kemudian memilih menatap ke depan, terutama terkait persaingan yang akan dihadapi Persib pada fase grup ACL Two 2026/2027.
Asal tahu saja, hasil undian fase grup menempatkan Persib di Grup E bersama FC Seoul dari Korea Selatan, Melbourne Victory dari Australia, serta The Cong-Viettel FC dari Vietnam.
Peralta menilai seluruh calon lawan Persib memiliki kualitas yang bagus. Ia pun memastikan Maung Bandung akan berusaha maksimal untuk bersaing dan melangkah lebih jauh di kompetisi Asia.
“Mereka tim bagus, tapi kami akan berjuang maksimal untuk dapat menang dan lolos ke babak berikutnya,” tambah sosok yang dinobatkan sebagai Man of The Match alias pemain terbaik dalam laga tersebut.
Asa Perbaiki Catatan Musim Lalu
Keberhasilan Persib melangkah ke fase grup ACL Two 2026/2027 sekaligus membuka peluang Maung Bandung memperbaiki catatan mereka pada musim sebelumnya.
Pada ACL Two 2025/2026, langkah Persib yang saat itu masih ditangani Bojan Hodak terhenti di babak 16 besar setelah kalah agregat 1-3 dari wakil Thailand, Ratchaburi FC.
Persib memang meraih kemenangan 1-0 atas Ratchaburi pada leg kedua. Namun, hasil tersebut belum cukup untuk mengejar devisit tiga gol setelah kalah 0-3 pada pertemuan pertama di Thailand.
Kini, Persib kembali mendapat kesempatan tampil di fase grup ACL Two. Mampukah Maung Bandung melangkah lebih jauh pada musim ini? Menarik ditunggu.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













