Indonesia Masters 2026, PBSI tak Mau Cuma Rebut 1 Gelar

Haris Medium.jpeg

Kamis, 27 November 2025 – 20:02 WIB

Sekjen PBSI, Ricky Soebagdja saat konferensi pers Indonesia Masters 2026 (Foto:inilahcom/harris)

Sekjen PBSI, Ricky Soebagdja saat konferensi pers Indonesia Masters 2026 (Foto:inilahcom/harris)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) membidik hasil lebih baik pada Indonesia Masters 2026.

Setelah pulang tanpa gelar pada edisi sebelumnya, PBSI kini mematok target meraih lebih dari satu gelar pada turnamen BWF Super 500 tersebut tahun depan.

“Sampai saat ini PBSI ingin terus meningkatkan prestasi dari atlet pratama dan utama. Khususnya di Indonesia Masters 2026, semangatnya luar biasa atlet kita ini,” kata Sekretaris Jendral (Sekjen) PBSI, Ricky Soebagdja dalam sesi jumpa pers di Jakarta, Kamis (27/11/2025).

“Mudah-mudahan bisa lebih dari satu gelar nanti di Istora nanti. Semangatnya bisa kita lihat sendiri,” ujarnya lagi.

Untuk bisa meraih gelar di rumah sendiri, Ricky menyebut sektor ganda putra menjadi tumpuan utama. Meski begitu, ia menegaskan peluang di sektor lain tetap terbuka dan tidak menutup kemungkinan Indonesia bisa merebut gelar dari nomor berbeda.

“Tapi juga sektor di Indonesia Masters kami berharap bisa maksimal dan tidak boleh lepas di ganda putra untuk bisa meraih gelar. Selebihnya semangat para pemain semoga bisa lebih dari itu,” tuturnya.

Kejuaraan berlevel BWF World Tour Super 500 itu akan berlangsung di Istora Senayan pada 20-25 Januari 2025.

Menariknya, panitia pelaksana menetapkan harga tiket yang tergolong ekonomis untuk seluruh kategori pertandingan.

Di samping harga tiket yang lebih terjangkau, panitia juga meningkatkan hadiah dari yang US$475 ribu dolar menjadi US$500 ribu dolar.

Pada edisi sebelumnya, Indonesia selaku tuan rumah harus gigit jari, keluar tanpa satu pun gelar.

Jonatan Christie, harus menyerah kalah pada Kunlavut di partai final. Namun, Jonatan bukan satu-satunya wakil Indonesia di final Indonesia Masters 2025.

Setelah Jonatan, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tampil berlaga. Berhadapan dengan pasangan Malaysia, Man Wei Chong/Kai Wun Tee, pasangan Fajar/Rian kandas dua game langsung dengan skor 11-21, 19-21.

Kekalahan Fajar/Rian memastikan sektor ganda putra tak berhasil mempertahankan gelar juara Indonesia Masters yang pada edisi sebelumnya dimenangkan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Topik
Komentar