Nama Roby Tremonti terus jadi perbincangan hangat setelah diduga sebagai sosok ‘Bobby’ dalam memoar berjudul Broken Strings: Fragments of a Stolen karya aktris Aurelie Moeremans.
Dalam memoar itu, Aurelie menceritakan semua pengalaman pahitnya sebagai korban grooming saat berusia 15 tahun oleh pria yang ia sebut ‘Bobby’.
Belakangan, Roby kembali menuai sorotan setelah menyampaikan klarifikasi terkait memoar Aurelie. Namun alih-alih meredam polemik, klarifikasi tersebut justru memantik gelombang kritik dan ledekan warganet dan kalangan artis.
Bukan karena isinya yang menjelaskan duduk perkara, melainkan gaya Roby yang dinilai petantang-petenteng serta hitung-hitungan yang dianggap ngaco dan sulit diterima logika.
“Sekarang saya tanya, Bobby ini di dunia nyata siapa? Kalau ini tidak bisa dibuktikan tokohnya siapa, saya tekankan lagi,” kata Roby Tremonti memulai klarifikasi dari video yang diunggah kanal YouTube Starpro dikutip Jumat (16/1/2026).
Robi kemudian mempertanyakan keaslian kisah yang ditulis Aurelie jika sosok Bobby tidak bisa dibuktikan keberadaannya.
“Kalau enggak bisa dibuktikan, apakah teman-teman di rumah yang menilai apakah ini buku kisah nyata?” ucapnya melanjutkan pernyataannya.
Tak lama setelah itu, arah klarifikasi Roby justru bergeser ke hal yang tak terduga. Ia mendadak membahas hitung-hitungan matematika, yang menurutnya menjadi bukti dirinya berpikir logis dan berada dalam kondisi waras.
Namun, analogi yang disampaikan justru dinilai membingungkan dan tidak relevan dengan pokok persoalan.
“Masuk akal? That’s simple. Satu tambah satu sama dengan dua, sebelas kali sebelas 121, dua belas kali dua belas 144, delapan kali delapan enam kali empat, yang waras ya enggak boleh dipelintir,” kata Roby mencoba mengajak semua pihak berpikir logis dengan menggunakan analogi rumus matematika.
Tak berhenti di situ, Roby kembali melanjutkan pernyataannya dengan contoh lain yang juga dianggap keluar dari konteks.
“Ibu kota Indonesia adalah? Jakarta benar toh. Saya tambahin lagi, ibu kota Jawa Barat? Bandung. Gubernurnya? KDM Bapak aing. Yang logika. Izin enggak bermaksud apapun,” sambungnya.
Yang bikin warganet ngakak adalah ketika Roby secara tiba-tiba menyebut KDM atau Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat.
Penyebutan nama gubernur itu dinilai tidak memiliki keterkaitan langsung dengan klarifikasi yang sedang disampaikan, sehingga semakin membuat publik mempertanyakan alur berpikir sang aktor.
Tak ayal, video permainan logika Robi tersebut viral di jagat maya. Tak sedikit warganet yang memotong-motong video tersebut lalu mengunggahnya ke akun media sosial seperti TikTok.
Tak hanya itu, sejumlah figur publik dan selebritas Tanah Air ikut meramaikan dengan membuat konten parodi serupa. Nama-nama seperti Jerome Polin, Tissa Biani, hingga Wika Salim tercatat turut mengunggah konten yang menirukan gaya klarifikasi Roby, yang semakin mengukuhkan viralnya momen tersebut.













