Gus Rijal Wafat di Tengah Muktamar NU ke-35, Panitia Sampaikan Duka

Kabar duka datang dari rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur. Salah satu penggembira muktamar, H. N. M. Syaifur Rijal atau Gus Rijal, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di RSUD Jombang.

Gus Rijal mengembuskan napas terakhir pada Rabu (1/9/2026) siang, setelah sebelumnya dirawat sejak Jumat (28/8/2026), bertepatan dengan hari kedua pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran mengatakan Gus Rijal mengalami pecah pembuluh darah yang menyebabkan gejala stroke. Selama menjalani perawatan, kondisi Gus Rijal mendapat penanganan intensif dari tim medis.

“Dia mengalami pecah pembuluh darah. Tadi siang sehabis zuhur meninggal dunia,” ujar dr Pudji.

Kabar meninggalnya Gus Rijal kemudian disampaikan kepada Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU. Ketua Panlok Muktamar ke-35 NU KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq membenarkan kabar tersebut.

Gus Rozaq mengatakan pihak rumah sakit sempat menghubunginya terkait kondisi Gus Rijal. Ia pun menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah satu warga NU yang hadir memeriahkan gelaran muktamar.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya Gus Rijal. Almarhum adalah penggembira, bukan peserta muktamar. Bukan delegasi muktamar. Mungkin kecapekan,” ujar Gus Rozaq.

Gus Rijal diketahui merupakan Ketua DPC PKB Kabupaten Pati periode 2026–2031. Namun, saat berada di Jombang, ia tercatat sebagai penggembira Muktamar ke-35 NU, bukan peserta ataupun delegasi resmi muktamar.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Gus Rijal dibantu untuk dibawa ke rumah duka di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Ketua DPC PKB Jombang Anas Burhani mengatakan pihaknya turut membantu proses pengurusan ambulans untuk mengantar jenazah Gus Rijal ke Pati.

“Namun saya tidak tahu secara pasti apakah yang bersangkutan Ketua DPC PKB Pati,” kata Anas.

Wafatnya Gus Rijal menjadi salah satu kabar duka di tengah rangkaian Muktamar ke-35 NU yang digelar di Jombang. Panitia lokal menyampaikan belasungkawa atas kepergian Gus Rijal yang datang sebagai penggembira dalam agenda besar organisasi Islam tersebut.