Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengungkapkan keinginan kuatnya agar kapten tim, Bernardo Silva, mengakhiri karier sepak bola profesionalnya bersama The Citizens. Kendati demikian, Guardiola menegaskan bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan sang pemain.
“Saya sangat ingin Bernardo bertahan dan mengakhiri kariernya di sini, tetapi saya tidak tahu. Dia yang akan memutuskan masa depannya,” ujar Guardiola seperti dikutip AP News, Sabtu (11/4).
Lijnders Isyaratkan Perpisahan
Pernyataan Guardiola muncul di tengah meningkatnya spekulasi mengenai masa depan Silva di Etihad Stadium. Ketidakpastian itu semakin menguat setelah asisten pelatih City, Pep Lijnders, mengisyaratkan bahwa kebersamaan pemain berusia 31 tahun tersebut dengan klub kemungkinan besar akan berakhir pada musim panas ini.
Kontrak Silva memang akan habis pada akhir musim 2025/26. Namanya pun kini ramai dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa, termasuk Barcelona dan Juventus, hingga klub-klub dari Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat.
Komentar Lijnders sendiri terlontar pascakemenangan telak Manchester City 4-0 atas Liverpool di perempat final Piala FA — saat Guardiola tidak dapat menjalankan tugas pendampingan tim di pinggir lapangan karena menjalani sanksi. Lijnders menyebut bahwa setiap perjalanan pasti memiliki akhirnya dan berharap Silva dapat menikmati sisa waktunya bersama klub.
Guardiola Minta Jadi Orang Pertama yang Tahu
Guardiola mengaku hingga kini belum mendapatkan kepastian apa pun dari Silva mengenai rencana masa depannya. Ia bahkan berkelakar meminta sang pemain untuk memberitahunya terlebih dahulu sebelum mengumumkan keputusan kepada siapa pun.
“Sebulan lalu saya sudah bilang kepadanya, bila dia mengambil keputusan, saya harus menjadi orang pertama yang tahu. Tetapi dia belum mengatakan apa pun kepada saya,” tutur Guardiola.
Sembilan Tahun Dedikasi untuk City
Bernardo Silva bergabung dengan Manchester City dari AS Monaco pada 2017. Selama hampir satu dekade berseragam biru langit, ia telah mencatatkan 450 penampilan dan menorehkan berbagai gelar bergengsi bersama tim.
Musim ini, Silva turut andil membawa City meraih gelar Piala Liga Inggris. Ia juga dipercaya mengenakan ban kapten sejak kepergian Kevin De Bruyne pada musim panas lalu.
Guardiola: Semua Pelatih Akan Menyukainya
Guardiola tak segan memuji kontribusi luar biasa Silva bagi timnya, meski sang pemain tidak selalu tampil mencolok dalam catatan statistik.
“Dia mungkin bukan yang paling tinggi, paling kuat, atau mencetak 50 gol dan assist dalam semusim, tetapi semua pelatih akan menyukainya,” kata Guardiola.
Menurutnya, Silva adalah tipikal pemain yang selalu hadir dan tampil terbaik justru di momen-momen krusial dan panggung terbesar.
“Dalam situasi tersulit dan di panggung terbesar, dia selalu ada. Dia adalah rekrutan yang luar biasa bagi kami,” pungkas Guardiola.













