Petenis putra Indonesia Christopher Rungkat (kiri) bersama Muhammad Rifqi Fitriadi (kanan) berfoto bersama usai menjuarai Amman Men’s World Tennis Championship seri 7 ITF M25 di Nusa Dua Bali, Sabtu (13/9/2025). (Foto: MTW)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Petenis putra Indonesia dan Muhammad Rifqi Fitriadi menutup pekan kompetitif di Kuala Lumpur dengan gelar juara ganda ITF M15, Sabtu. Kemenangan ini menjadi penegasan duet terbaik tenis Indonesia saat ini setelah melalui laga final yang berjalan ketat.
Christo/Rifqi, yang datang sebagai unggulan keempat, menumbangkan pasangan unggulan pertama Francis Casey Alcantara (Filipina) dan Chase Ferguson (Australia) lewat pertarungan tiga set 4-6, 6-3, 12-10.
Setelah kehilangan set pertama, keduanya bangkit dengan pola permainan lebih agresif, khususnya lewat servis Christo yang stabil di momen penting. Pada match tie-break, ketenangan Rifqi dalam reli panjang memastikan Indonesia membawa pulang gelar.
Kemenangan ini juga menegaskan konsistensi Christo/Rifqi sepanjang turnamen. Mereka melaju tanpa kehilangan satu set pun dari babak pertama hingga semifinal.
Duet Taiwan-Jepang Yan Cheng Chen/Tomohiro Masabayashi menjadi korban pertama.
Pada perempat final, mereka menghentikan langkah Anthony Susanto yang tampil bersama petenis Australia Arjun Mehrota. Semifinal pun ditutup meyakinkan usai mengalahkan pasangan Denmark-Italia Sebastian Grundtvig Jorgensen/Lorenzo Lorusso dengan 6-3, 6-0.
Gelar di Kuala Lumpur ini menambah daftar prestasi keduanya setelah terakhir kali sama-sama juara di ITF M25 Amman Men’s World Tennis Championship Seri 7 di Nusa Dua, Bali, pertengahan September. Christo yang senior dan Rifqi yang lebih muda kembali memperlihatkan kecocokan teknik dan mental bertanding yang solid.
Namun perjalanan Rifqi di sektor tunggal belum berakhir manis. Unggulan kelima tersebut terhenti di semifinal setelah kalah telak dari petenis Polandia Karol Filar 2-6, 0-6.
Padahal Rifqi sempat menunjukkan peningkatan dibanding pekan sebelumnya, ketika ia tersingkir di babak pertama ITF M15 Kuala Lumpur seri pertama.
Turnamen ini juga diikuti beberapa nama anggota tim Piala Davis Indonesia: Lucky Candra Kurniawan, Anthony Susanto, dan Christo Rungkat.
Sementara Nathan Anthony Barki absen dari seri ini, Tegar Abdi Satrio Wibowo tercatat turun berlaga di Kuala Lumpur.
Titel ganda yang diraih Christo/Rifqi menjadi angin segar bagi tenis Indonesia jelang agenda internasional 2026. Keduanya kembali memperlihatkan bahwa Indonesia masih memiliki tenaga kompetitif di level ITF, terutama di sektor ganda yang selama ini menjadi kekuatan utama.














