Fabregas Bicara Rumor Moise Kean, Como Siap Hadapi Musim dengan 3 Kompetisi

Pelatih Como, Cesc Fabregas, memilih tidak banyak berkomentar mengenai rumor transfer Moise Kean menjelang pertandingan pembuka Serie A 2026/2027 melawan Udinese.

Como memang masih dikaitkan dengan sejumlah penyerang menjelang penutupan bursa transfer musim panas. Nama striker Timnas Italia dan Fiorentina, Moise Kean, termasuk yang disebut-sebut masuk radar klub yang bermarkas di tepi Danau Como tersebut.

Namun, Fabregas menegaskan rumor transfer tidak boleh mengganggu persiapan tim. Como akan menjalani musim yang berbeda karena untuk pertama kalinya harus berkompetisi di tiga ajang sekaligus.

“Kami tidak boleh membiarkan diri kami terdistraksi oleh apakah seorang striker datang atau tidak sebelum pertandingan melawan Udinese,” ujar Fabregas dalam konferensi pers, dikutip dari Tuttomercatoweb.

Fabregas Tak Mau Como Terganggu Bursa Transfer

Fabregas memahami bahwa Como masih mungkin melakukan aktivitas transfer meski musim Serie A sudah dimulai. Situasi tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari dinamika sepak bola modern.

“Apakah saya suka bursa transfer masih terbuka ketika musim sudah dimulai? Tidak. Tetapi tidak ada yang menyukainya. Kami tahu memang seperti itulah kondisinya,” kata Fabregas.

Como sebelumnya sudah memperkuat lini pertahanan dengan mendatangkan Trevoh Chalobah. Fabregas menyebut proses mendapatkan pemain berkualitas tidak mudah karena klub harus bersaing dengan banyak tim.

“Bek tengah kuat yang kami datangkan adalah Chalobah. Tidak mudah, ada begitu banyak nama di luar sana. Saya mengenal semua bek tengah dalam dua tahun terakhir dan memang tidak sesederhana itu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Como masih membuka kemungkinan menambah pemain, tetapi Fabregas tidak ingin aktivitas transfer mengalihkan perhatian tim dari pertandingan kompetitif.

Como Jalani Musim dengan Tiga Kompetisi

Musim 2026/2027 menjadi tonggak penting dalam sejarah Como. Setelah mencatat perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir, klub kini harus menghadapi Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions.

Fabregas menyebut tantangan tersebut berbeda dibandingkan musim sebelumnya. Selain jumlah pertandingan yang meningkat, Como juga harus beradaptasi dengan jadwal yang padat.

“Ini merupakan musim yang sangat spesial. Kami bermain di tiga kompetisi, sesuatu yang belum pernah kami lakukan sebelumnya. Kami akan bermain setiap tiga hari,” kata Fabregas.

Pelatih asal Spanyol itu mengingatkan bahwa pencapaian musim lalu tidak otomatis memberikan keuntungan pada musim baru.

“Ini adalah awal yang baru. Kami mulai dari nol. Nol pertandingan, nol poin,” tegasnya.

Fabregas menilai Liga Champions merupakan hadiah atas perkembangan Como, tetapi Serie A dan Coppa Italia tetap memiliki posisi penting dalam target klub.

“Memang ada begitu banyak hal yang belum diketahui. Liga Champions adalah sebuah hadiah, tetapi Serie A dan Coppa Italia juga sangat penting,” katanya.

Nico Paz Masih Diragukan Tampil

Selain membahas rumor transfer, Fabregas memberikan perkembangan mengenai kondisi Nico Paz. Gelandang Argentina tersebut masih diragukan tampil sejak menit awal akibat masalah otot yang dialaminya pada pramusim.

Menurut Fabregas, kondisi Paz tidak terlalu mengkhawatirkan. Namun, staf pelatih memilih tidak mengambil risiko sebelum pertandingan.

“Nico Paz sebenarnya bisa bermain 45 menit. Dia merasakan sedikit kelelahan otot, tetapi itu normal. Kami tidak ingin mengambil risiko,” jelas Fabregas.

Paz masih memiliki peluang tampil menghadapi Udinese.

“Semua pemain tersedia. Dia bisa bermain melawan Udinese,” tambahnya.

Fabregas Puji Mattia Liberali

Fabregas juga memberikan perhatian khusus kepada Mattia Liberali yang menjadi salah satu pemain muda yang menunjukkan perkembangan positif.

Liberali memilih bergabung dengan Como setelah sebelumnya memperkuat Catanzaro di Serie B. Keputusan tersebut membuatnya tidak kembali ke AC Milan.

Fabregas mengaku puas melihat performa pemain muda tersebut dalam pertandingan pramusim, termasuk ketika menghadapi Arsenal dan Liverpool.

“Saya benar-benar bahagia. Melihat dia bermain di level seperti itu melawan Arsenal dan Liverpool, dia adalah anak yang luar biasa. Saya sangat senang,” ujar Fabregas.

Fabregas berharap pemain muda Como lainnya berani mengambil tanggung jawab lebih besar sepanjang musim.

“Saya mengharapkannya 100 persen. Mereka harus melakukannya, tidak ada pilihan. Saya menyukainya karena ini adalah musim ketika mereka harus mengambil tanggung jawab,” katanya.