DPR Sofwan Dedy: Kemenhub Harus Segera Revisi Permen soal Potongan Ojol

Clara Medium.jpeg

Sabtu, 2 Mei 2026 – 01:46 WIB

Ilustrasi-Pengemudi ojek daring menunggu penumpang di Margonda, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (20/3/2024). (Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya/foc/pri).

Ilustrasi-Pengemudi ojek daring menunggu penumpang di Margonda, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (20/3/2024). (Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya/foc/pri).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Anggota Komisi V DPR RI Sofwan Dedy Ardyanto mendesak Kementerian Perhubungan segera merevisi Peraturan Menteri menyusul komitmen Presiden Prabowo Subianto menurunkan potongan tarif aplikator ojek online (ojol) menjadi di bawah 10 persen.

Pernyataan Presiden tersebut disampaikan saat peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).

Sofwan menilai sikap Kepala Negara menjadi babak baru perjuangan pengemudi ojol yang selama ini menuntut penyesuaian potongan tarif aplikator.

“Perjuangan kami di Komisi V bersama teman-teman ojol akhirnya didengar Presiden. Kementerian Perhubungan harus segera menindaklanjuti arahan Presiden tersebut dengan merevisi Peraturan Menteri,” ujar Sofwan dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).

Akan Awasi Implementasi Kebijakan

Sofwan menegaskan dirinya akan aktif mengawasi implementasi kebijakan tersebut, baik oleh Kementerian Perhubungan maupun perusahaan aplikator. Menurutnya, momentum May Day 2026 menjadi titik penting bagi perjuangan pengemudi ojol.

“Saya akan proaktif memonitor apakah arahan Presiden ini benar-benar ditindaklanjuti. Indikatornya sederhana, dimulai dari revisi Peraturan Menteri,” tegasnya.

Isu Lama yang Disorot Parlemen

Sofwan mengingatkan isu potongan tarif ojol sebelumnya telah menjadi perhatian serius di parlemen. Sejumlah anggota Komisi V dari Fraksi PDI Perjuangan, kata dia, telah mendorong pemerintah menertibkan kebijakan aplikator, khususnya terkait besaran potongan yang dinilai memberatkan pengemudi.

Ia berharap komitmen Presiden dapat segera diwujudkan dalam kebijakan konkret demi keadilan bagi pengemudi ojol di seluruh Indonesia.

“Kami berharap komitmen Presiden tersebut dapat segera diwujudkan dalam kebijakan konkret untuk memberikan keadilan bagi para pengemudi ojek online di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang