Diisukan ‘Barter’ Posisi Jadi Wamenkeu, Juda Agung Gelar Pertemuan dengan Purbaya

Clara Medium.jpeg

Selasa, 20 Januari 2026 – 15:17 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat sedang mampir ke sebuah warung di Kawasan Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).(Foto: inilah.com/Clara Anna Scholastica)

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat sedang mampir ke sebuah warung di Kawasan Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).(Foto: inilah.com/Clara Anna Scholastica)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pertemuan khusus dengan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung di Kementerian Keuangan. Pertemuan tersebut menyusul kabar Juda Agung bakal menggantikan Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan (wamenkeu).

“Diskusi kondisi ekonomi, pandangan dia seperti apa,” ujar Purbaya kepada wartawan, di Kawasan Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Purbaya tidak merinci hasil diskusi tersebut. Saat ditanya apakah Juda Agung cocok untuk menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, dia mengaku mengikuti arahan Presiden Prabowo.

“Saya enggak tahu, tergantung presiden. Tapi kalau dari pengetahuan ekonomi cukup,” jelas dia.

Adapun soal urgensi tukar menukar antara Juda Agung dan Thomas Djiwandono, dia mengaku tak mengetahui. Namun, dia memprediksi hal itu akan terjadi sebelum Februari 2026.

“Sebelum Februari sudah kejadian,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengungkapkan penetapan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) bakal dilakukan pada Senin (26/1). Selanjutnya akan dibawa ke sidang paripurna pada Selasa (27/1/2026).

Hal itu menyusul Juda Agung yang mengundurkan diri sebagai Deputi Gubernur BI. Adapun, tiga nama calon yang bakal menggantikan Juda yakni Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono, dan Solihin M Juhro.

“Kita siang ini mau memutuskan untuk menyusun jadwal. Tapi kita harapkan, karena ada tiga orang kan, kita harapkan mudah-mudahan Jumat sampai Senin. Sehingga bisa dibawa ke Paripurna tanggal 27 (Januari ) hari selasa,” ujar Misbakhun ditemui di Hotel Manhattan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Misbakhun menjelaskan, Komisi XI hari ini akan melakukan rapat internal terkait penjadwalan fit and proper test tiga calon Deputi Gubernur BI. Rencananya, fit and proper test dilakukan pada 23-26 Januari 2026.

“Dan karena kan calonnya ada tiga, Jumat kan harinya pendek. Jadi kemungkinan ada yang di hari Jumat dan di hari Senin. Penetapannya hari Senin. Untuk supaya bisa dibawa ke Paripurna hari Selasa,” ucap dia.