Diduga Konsumsi Sabu, DJ Kondang Moniq ‘Galau’ Ditangkap Usai Manggung di Surabaya

Ajat Medium.jpeg

Sabtu, 17 Januari 2026 – 00:20 WIB

 Ilustrasi ekstradisi kartel narkoba. (Foto: pixabay)

Ilustrasi ekstradisi kartel narkoba. (Foto: pixabay)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kepolisian mengamankan salah satu disc jockey (DJ) ternama di Surabaya, DJ Moniq di Triple X Club di Jalan Kedungdoro, Kamis (8/1/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.

Penangkapan terhadap DJ yang dikenal dengan slogan ‘galau’ ini terkait dengan penyalahgunaan narkotika. DJ Moniq ‘galau’ ditangkap bersama dua rekannya.

Kasatres Narkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Dodi Pratama, mengatakan penangkapan terhadap DJ Moniq dilakukan usai anggota Unit III mendapatkan informasi adanya penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Setelah ditelusuri, anggota langsung mengamankan DJ Moniq. “Iya benar, Mas, kemarin diamankan. Untuk barang bukti dua poket isi sabu,” kata Dodi seperti dikutip, Jumat (16/1/2026).

Menurutnya, setelah mengamankan sejumlah orang di parkir Triple X Surabaya, polisi kemudian menuju kamar kos DJ Moniq. Di lokasi tersebut, dua rekan Moniq berinisial AP dan JE turut diamankan. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan pipet sisa pakai di lokasi.

“Kami lakukan pemeriksaan di Polrestabes Surabaya. Untuk sabu yang diamankan, MN mengaku mendapatkan dari seseorang berinisial NB yang saat ini masih kami buru,” jelas Dodi.

Dodi menjelaskan, barang bukti sabu yang diamankan dari ketiga pelaku tidak lebih dari satu gram.

Berdasarkan hasil Tim Asesmen Terpadu (TAT) yang terdiri dari Polrestabes Surabaya, BNN Kota Surabaya, dokter, dan kejaksaan, ketiga penyalahgunaan narkoba tersebut harus menjalani rehabilitasi.

“Sudah menjalani asesmen pada Senin (12/1/2026) kemarin. Mereka menjalani rehabilitasi,” pungkas Dodi.

Sementara itu, Kanit III Satres Narkoba Polrestabes Surabaya, AKP Idham Malik, mengatakan dari hasil penyelidikan ketiga penyalahgunaan narkoba tersebut mengaku mengonsumsi sabu sebagai obat diet.

“Untuk obat diet. Mengakunya supaya kurus,” jelas Idham.