GJAW 2025
Pejabat PT Sokonindo Automobile bersama perwakilan PT Pegadaian berpose seusai penandatanganan MoU pembiayaan kendaraan DFSK dan SERES di ICE BSD, Tangerang, Rabu (26/11/2025). (Foto: Inilah.com/inu)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
PT Sokonindo Automobile, pemegang merek DFSK dan SERES di Indonesia, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Pegadaian, Rabu (26/11/2025).
Penandatanganan ini menjadikan DFSK sebagai perusahaan otomotif roda empat pertama yang bekerja sama dengan Pegadaian dalam penyediaan pembiayaan kendaraan, termasuk untuk model kendaraan listrik komersial DFSK Gelora E (B-Type) yang baru diperkenalkan di GJAW ICE BSD.
Kesepakatan strategis yang berlangsung di booth DFSK Hall 3 ICE BSD tersebut memperluas akses pembiayaan syariah kepada konsumen perorangan, pelaku usaha, hingga UMKM. Dengan jaringan Sokonindo yang menaungi 80 dealer di berbagai wilayah dan lebih dari 4.800 outlet Pegadaian di seluruh Indonesia, kerja sama ini diharapkan mendorong penetrasi kendaraan listrik sekaligus memperkuat ekosistem mobilitas rendah emisi di Tanah Air.
Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, menegaskan kerja sama ini menjadi momentum penting bagi DFSK dan SERES dalam memperluas adopsi kendaraan listrik. “Penandatanganan ini memperkuat komitmen kami mendukung elektrifikasi dan pertumbuhan dunia usaha di Indonesia. Kami bangga menjadi perusahaan otomotif pertama yang menggandeng Pegadaian dalam pembiayaan kendaraan. Kolaborasi ini membuka akses yang lebih luas bagi konsumen untuk memiliki kendaraan DFSK dan SERES melalui skema pembiayaan yang fleksibel dan kompetitif,” ujar Cing Hok.
Pegadaian menilai kemitraan ini sebagai langkah strategis untuk mempercepat inklusi finansial dan mobilitas. Senior Vice President PT Pegadaian Syariah, Holirur Rohman, menjelaskan bahwa perusahaan kini tidak hanya mendukung akses keuangan, tetapi juga membuka akses mobilitas bagi masyarakat dan pelaku usaha di seluruh Indonesia. “Dengan jaringan 4.892 outlet Pegadaian, kami ingin memastikan masyarakat dapat mengakses kendaraan impian dan kendaraan penunjang usaha dengan proses yang mudah dan terpercaya. Ini bukan hanya pembiayaan, tetapi sinergi antara kekuatan jaringan ritel Sokonindo dan layanan Pegadaian yang dekat di hati masyarakat,” ujar Holirur.
Pembiayaan yang ditawarkan Pegadaian hadir dalam skema syariah dengan proses persetujuan yang lebih cepat, tenor yang beragam, serta opsi pembayaran yang disesuaikan kebutuhan konsumen perorangan hingga badan usaha. Skema ini dinilai menjadi peluang besar bagi UMKM untuk mengadopsi kendaraan komersial seperti DFSK Gelora E yang menawarkan efisiensi biaya operasional dan bebas emisi.
Dalam gelaran GJAW 2025 yang berlangsung 21–30 November, DFSK menampilkan lini kendaraan yang menjadi tulang punggung pasar komersial dan EV, antara lain DFSK Gelora E yang dipasarkan mulai Rp248 juta (OTR Jabodetabek), DFSK Super Cab mulai Rp153,5 juta, dan SERES E1—city car listrik—yang dibanderol mulai Rp189 juta.
DFSK juga menegaskan komitmen memperkuat industri otomotif nasional melalui fasilitas produksi modern berbasis robotik di Cikande, Banten, dengan kapasitas hingga 50 ribu unit per tahun.
Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 44% menunjukkan peran aktif pemasok lokal dalam rantai produksi kendaraan perusahaan tersebut.
Sepanjang pameran, DFSK memberikan kesempatan bagi konsumen untuk memperoleh hadiah Lucky Dip berupa emas batangan, voucher MAP, dan voucher PLN untuk setiap pembelian kendaraan.













