BNPB Larang Warga Berwisata di Lokasi Terdampak Erupsi Semeru

Anton Medium.jpeg

Minggu, 23 November 2025 – 23:21 WIB

Rapat evaluasi Pos Komando Penanganan Darurat di Pendapa Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jatim untuk penanganan dampak erupsi Gunung Semeru, Minggu (23/11/2025). (Foto: Antara)

Rapat evaluasi Pos Komando Penanganan Darurat di Pendapa Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jatim untuk penanganan dampak erupsi Gunung Semeru, Minggu (23/11/2025). (Foto: Antara)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melarang warga berwisata di kawasan terdampak erupsi Gunung Semeru. Ini dilakukan lantaran banyaknya warga yang mendatangi lokasi meski hanya sekadar melihat atau mendokumentasikan.

“Saya meminta pemerintah daerah memasang banner larangan wisata di wilayah terdampak, agar masyarakat tetap aman dan fokus pada pemulihan dan bantuan yang sedang berlangsung,” kata Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati, Minggu (23/11/2025).

Menurutnya, kawasan tersebut saat ini masuk zona merah yang tidak boleh dikunjungi karena berbahaya. Langkah tersebut dinilai membantu memastikan zona terdampak bencana Semeru tetap terkendali dan layanan pengungsi berjalan lancar.

BNPB menekankan pentingnya informasi yang akurat dan tertata dalam penanganan erupsi Gunung Semeru.

Ia menyoroti pentingnya penguatan media center untuk memastikan informasi publik tersampaikan secara jelas, cepat, dan akurat karena dengan informasi yang tepat.

Warga dan tim tanggap darurat dapat mengambil keputusan yang terukur serta memanfaatkan bantuan secara efektif.

“Informasi yang valid membantu semua pihak tetap terkoordinasi dan mendukung pelayanan pengungsi secara optimal,” katanya.

Topik
Komentar