BNI Wanti-wanti Nasabah soal Data Sensitif, Jangan Asal Klik Tautan

Nebby Medium.jpeg

Minggu, 10 Mei 2026 – 14:24 WIB

Gedung BNI. (Foto: Dok BNI).

Gedung BNI. (Foto: Dok BNI).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau Bank Negara Indonesia kembali mengingatkan nasabah untuk lebih waspada terhadap maraknya penipuan digital yang menyasar layanan perbankan, khususnya melalui kanal digital seperti BNIdirect.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta informasi rahasia nasabah dalam kondisi apa pun. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada pihak yang mengatasnamakan bank.

“Kami mengingatkan nasabah agar tidak pernah membagikan data sensitif kepada pihak mana pun, termasuk yang mengatasnamakan BNI, karena hal tersebut merupakan bagian dari modus kejahatan digital,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

BNI menjelaskan sejumlah data penting yang harus dijaga kerahasiaannya, seperti kata sandi, ID perusahaan, email, PIN, kode OTP, serta kode hard token maupun soft token. Informasi tersebut tidak boleh dibagikan melalui kanal apa pun, baik telepon, SMS, email, maupun media sosial.

Selain itu, BNI menegaskan tidak pernah meminta ID pengguna BNIdirect, tidak mengirimkan tautan melalui pesan singkat atau aplikasi percakapan untuk keperluan verifikasi, serta tidak meminta nasabah mengunduh aplikasi tertentu, termasuk aplikasi remote desktop seperti TeamViewer atau AnyDesk, dengan alasan bantuan layanan.

Menurut BNI, pola tersebut merupakan ciri umum penipuan digital yang memanfaatkan rekayasa sosial (social engineering) untuk mendapatkan akses ke akun nasabah. Jika menemukan indikasi tersebut, nasabah diminta tidak menindaklanjuti dan segera melakukan verifikasi melalui kanal resmi.

Sebagai langkah pencegahan, BNI mengimbau nasabah agar tidak mengklik tautan dari sumber yang tidak dikenal, tidak menginstal aplikasi dari pihak yang tidak jelas, serta tidak mencari solusi melalui mesin pencari untuk permasalahan seperti lupa kata sandi. Nasabah disarankan menggunakan fitur resmi pada halaman login BNIdirect untuk melakukan pengaturan ulang (reset) kata sandi secara mandiri.

Informasi lebih lanjut mengenai layanan dan keamanan transaksi dapat diakses melalui situs resmi BNI.

Melalui edukasi berkelanjutan ini, BNI berharap masyarakat semakin memahami pola kejahatan digital dan mampu melindungi data pribadi secara mandiri, sehingga keamanan transaksi perbankan tetap terjaga dan kepercayaan terhadap layanan digital terus meningkat.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang