BMKG: Ada 20 Gempa Susulan Usai Magnitudo 7,7

Basuki Medium.jpeg

Senin, 8 Juni 2026 – 17:18 WIB

Peta sebaran gempa susulan usai gempa utama M7,7 di wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina. (Foto: BMKG)

Peta sebaran gempa susulan usai gempa utama M7,7 di wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina. (Foto: BMKG)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan terjadi 20 aktivitas gempa bumi susulan usai gempa utama magnitudo 7,7 di wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina.

“Hingga pukul 10.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 20 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo 3,9-6,7, dan dua gempa dirasakan,” ujar Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dalam update gempa Magnitudo 7,7 di Manado, Senin (8/6/2026).

Dampak Gempa

Gempa bumi yang terjadi pukul pukul 06.37.42 WIB tersebut berdampak dan dirasakan di Miangas dan Melonguane dengan intensitas VI MMI (getaran dirasakan oleh semua penduduk, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak).

Di Siau dan Tagulandang dengan intensitas V MMI (getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, barang-barang terpelanting, tiang-tiang tampak bergoyang).

Di Morotai, Halmahera Utara, dan Kota Manado dengan intensitas IV MMI (getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun).

Di Toli-Toli, Kabupaten Gorontalo Utara III-IV MMI (getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun).

Di Batang, Ternate, Halmahera Barat, Gorontalo, Halmahera Selatan, Halmahera Timur, Parigi Moutong, Manado, Minahasa, Palu, Bitung, Bolaang Mongondow Timur, Halmahera Tengah dengan intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).

Dengan memperhatikan kondisi terkini terkait dengan hasil observasi di beberapa wilayah yang terdampak, tidak ada lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan, peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 10:15:51 WIB.

Terus Pantau

Saat ini, BMKG terus memantau aktivitas gempa susulan yang terjadi dan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

Dia memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

Pada Senin, pukul 06.37.42 WIB wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina diguncang gempa bumi tektonik dan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki magnitudo M7,7 pada kedalaman 47 kilometer.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,80° LU; 125,14° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 244 kilometer arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang