Bantai Cremonese, Spalletti Masih Kritik Performa Juventus dan Puji Inter-Napoli

Ibnu Medium.jpeg

Selasa, 13 Januari 2026 – 06:41 WIB

Pelatih kepala Luciano Spalletti, manajer Juventus FC, memperhatikan jalannya pertandingan Serie A antara Pisa SC dan Juventus FC di Arena Garibaldi pada 27 Desember 2025 di Pisa, Italia. (Foto: Gabriele Maltinti/Getty Images)

Pelatih kepala Luciano Spalletti, manajer Juventus FC, memperhatikan jalannya pertandingan Serie A antara Pisa SC dan Juventus FC di Arena Garibaldi pada 27 Desember 2025 di Pisa, Italia. (Foto: Gabriele Maltinti/Getty Images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menegaskan bahwa Bianconeri belum berada di level yang sama dengan Inter Milan dan Napoli, meskipun timnya baru saja mencatatkan kemenangan telak 5-0 atas Cremonese dalam lanjutan Serie A Liga Italia, Senin (12/1/2026).

Kemenangan besar di Allianz Stadium tersebut menjadi momentum penting bagi Juventus setelah para pesaing di papan atas gagal meraih poin penuh pada akhir pekan lalu. Gol-gol Juventus lahir dari aksi Gleison Bremer, Kenan Yildiz, serta gol bunuh diri Filippo Terracciano yang ditekan oleh Weston McKennie.

Meski demikian, Spalletti menolak untuk terlalu jemawa. Mantan pelatih Timnas Italia tersebut justru menyoroti bahwa permainan Si Nyonya Tua masih memiliki celah jika dibandingkan dengan dua rival utamanya.

Akui Keunggulan Rival dan Kritik VAR

Spalletti secara terbuka memuji kualitas pertandingan antara Inter Milan kontra Napoli yang ia saksikan sebelumnya. Menurutnya, standar permainan yang ditunjukkan kedua tim tersebut adalah tolok ukur yang harus dikejar oleh Juventus.

“Saya menonton Inter vs Napoli tadi malam, mereka menunjukkan level sepak bola tertinggi. Sepak bola menyerang yang terbuka, berkarakter, dan penuh ide,” ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia.

Pierre Kalulu dari Juventus FC merayakan setelah mencetak gol selama pertandingan Serie A antara Pisa SC dan Juventus FC di Arena Garibaldi pada 27 Desember 2025 di Pisa, Italia. (Foto: Gabriele Maltinti/Getty Images)

“Saya pikir kami perlu meningkatkan banyak hal untuk mencapai level mereka, dan kami harus mengambil langkah tersebut dengan cepat. Namun, saya melihat upaya luar biasa dari para pemain, jadi saya yakin kami bisa melakukan peningkatan itu,” tambahnya.

Menariknya, Spalletti juga memberikan komentar jujur terkait keputusan wasit dalam laga melawan Cremonese. Ia sepakat dengan pandangan para pengamat bahwa dua penalti yang terjadi dalam pertandingan tersebut—baik yang diberikan maupun yang dibatalkan—seharusnya tidak perlu ada.

Situasi Klasemen dan Kontrak Spalletti

Hasil positif ini menempatkan Juventus kembali dalam perburuan Scudetto. Saat ini, Juventus menyamai perolehan poin AS Roma dan Napoli dengan 39 poin. Namun, peta persaingan masih belum sepenuhnya jelas mengingat Napoli, Inter, dan AC Milan masih memiliki satu laga tunda akibat komitmen di Supercoppa Italiana.

Sejak mengambil alih kursi kepelatihan pada November 2025, Spalletti telah membawa dampak signifikan. Juventus mengumpulkan 24 poin dari tujuh kemenangan di Serie A, catatan yang hanya kalah dari pemuncak klasemen Inter Milan (25 poin dari delapan kemenangan) dalam periode yang sama.

Meski performanya impresif, kontrak Spalletti hanya berlaku hingga 30 Juni 2026 tanpa klausul perpanjangan otomatis. Menanggapi masa depannya, pelatih berkepala plontos itu mengaku tidak tertarik membahas kontrak baru saat ini.

“Saya sudah mengatakan bahwa sayalah satu-satunya orang yang tidak membutuhkan kontrak saat ini. Kami sudah membicarakannya di awal dengan manajer umum dan semuanya sangat jelas, jadi saya benar-benar tidak tertarik pada kontrak,” tegas Spalletti.

“Saya hanya ingin melihat para pemain ini memberikan kegembiraan seperti yang saya rasakan saat mulai bermain sepak bola sebagai anak-anak. Itulah yang membuat perbedaan bagi saya.”

Ujian sesungguhnya bagi konsistensi Juventus di bawah asuhan Spalletti akan tersaji akhir pekan ini, di mana mereka akan berhadapan langsung (head-to-head) dengan Napoli asuhan Antonio Conte.