Banjir Video Hoaks Bikin Resah, DPR Desak Komdigi Segera ‘Take Down’ Konten Provokatif!

Reyhaanah Medium.jpeg

Minggu, 9 Agustus 2026 – 19:19 WIB

DPR mendesak Komdigi dan tim siber segera men-takedown konten provokatif dan video hoaks. (Ilustrasi: Inilah.com/AI)

DPR mendesak Komdigi dan tim siber segera men-takedown konten provokatif dan video hoaks. (Ilustrasi: Inilah.com/AI)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Maraknya penyebaran konten provokatif dan daur ulang video lama yang sengaja disebar untuk memancing kegaduhan memicu reaksi keras dari Senayan. Komisi I DPR RI meminta pemerintah bergerak cepat membersihkan ruang digital sebelum rumor tak berdasar tersebut terlanjur membakar keresahan di masyarakat.

Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, mendesak Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama tim siber di berbagai lembaga untuk memperketat patroli digital dan mengambil langkah tegas.

“Komdigi, kemudian lembaga KPI, KIP, dan tentunya tim siber di masing-masing kementerian harus sesegera mungkin mendeteksi konten-konten yang bersifat provokatif. Dan harus segera men-take down agar berita sesat itu segera bersih dari dunia medsos,” tegas Oleh saat dihubungi Inilah.com, Minggu (9/8/2026).

Tantangan WA Grup dan Pentingnya Cepat Klarifikasi

Oleh menyoroti fenomena penyebaran video-video lama yang diberi narasi baru seolah-olah terjadi saat ini. Menurutnya, kecepatan pemerintah dalam mendeteksi dan menghapus konten menyesatkan sangat krusial agar publik tidak telanjur termakan informasi liar.

Meski begitu, ia mengakui adanya benteng rumit dalam penanganan disinformasi, yakni ketika konten beredar di ruang percakapan tertutup seperti grup WhatsApp.

“Karena WhatsApp grup sulit untuk di-take down. Antisipasinya adalah bagi kementerian terkait harus sesegera meliterasi dan menyampaikan terhadap video-video yang sesat,” jelas politikus ini.

Untuk mengatasi celah tersebut, gempuran edukasi dan klarifikasi cepat dari instansi berwenang dinilai menjadi kunci utama agar warga tidak mudah terprovokasi.

Menko Polkam Jamin Keamanan Nasional Terkendali

Di sisi lain, pemerintah memastikan roda kehidupan masyarakat dan situasi keamanan dalam negeri tetap terjaga di tengah kepungan isu-isu miring di media sosial.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, menegaskan bahwa aparat keamanan bersama intelijen terus memantau dinamika di lapangan secara intensif.

“Situasi di dalam negeri sangat-sangat matang dan perkembangan semuanya yang terjadi di dalam negeri masih dalam kendali kita semua. Kendali Panglima, kendali Kapolri, dan kendali BIN,” kata Djamari di Kemenko Polkam, Jakarta.

Djamari tak menampik bahwa hoaks, fitnah, disinformasi, hingga ujaran kebencian masih menjadi ‘kerikil’ yang berpotensi mengganggu ketenangan publik. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, rasional, dan tidak menelan mentah-mentah setiap informasi yang berseliweran tanpa verifikasi yang jelas.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang