Bak Beri Makan Satu Negara Afsel, Dampak Ekonomi dari MBG Nyata

Clara Medium.jpeg

Jumat, 13 Februari 2026 – 18:18 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Foto: Antara/Fauzan/nz).

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Foto: Antara/Fauzan/nz).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Presiden Prabowo Subianto tak mau ada celah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Targetnya harus zero error, nol gangguan.

“Kita ingin zero error, itu harus kita capai,” ucap Prabowo dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Ia memaparkan, dalam satu tahun lebih masa pemerintahannya, MBG sudah menjangkau 60.200.000 penerima manfaat. Dari jumlah itu, sekitar 28.000 penerima dilaporkan mengalami gangguan.

Angka itu, menurutnya, harus dilihat dalam konteks keseluruhan. Secara statistik, 28.000 kasus disebutnya hanya 0,00006 persen dari total penerima.

“Berarti kalau in reality, ini harus dikatakan suatu usaha yang berhasil,” tegas dia.

Prabowo lalu membandingkan skala program tersebut dengan jumlah penduduk Afrika Selatan (Afsel). Setiap hari, kata dia, pemerintah memberi makan setara populasi negara itu.

“Setiap hari kita beri makan kalau dihitung kita memberi makan penduduk sebesar Afrika Selatan tiap hari untuk ibu-ibu hamil, diantar ke rumah. Saya kira di dunia ini, ini adalah satu prestasi yang membanggakan dari segi manajemen, dari segi logistik, dari segi pengendalian. Saya kira ini sesuatu yang mungkin harus dicatat sebagai prestasi yang membanggakan kita,” tuturnya.

Ia juga mengklaim MBG memberi efek ke ekonomi bawah. Konsumsi rumah tangga di desa dan kecamatan, ikut terdorong.

“Bahwa MBG telah mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga ini dan mendorong pertumbuhan di desa-desa di kecamatan-kecamatan, dilapisan yang paling bawah dari ekonomi kita,” ucapnya.

“Dari lapisan paling bawah akan bangkit jadi dinamis, saya percaya bahwa ekonomi kita akan semakin baik tahun ini,” jelasnya.