Bagaimana Hasil Adaptasi Pecco Bagnaia dengan Desmosedici GP26?

Pebalap Ducati Lenovo Francesco “Pecco” Bagnaia mengaku nyaman dalam proses adaptasi mengendarai motor barunya Desmosedici GP26.

Pecco merasa bahwa proses adaptasinya berjalan lancar sehingga bisa menjadi modal positif untuk memulai musim MotoGP 2026.

“Saya merasa sangat nyaman saat berkendara, suasananya sangat luar biasa, dan saya termotivasi untuk musim ini,” ujar Pecco dikutip dari laman resmi Ducati, Jumat (27/2/2026).

Pebalap asal Italia itu akan memulai aksinya pada musim ini kala tampil di MotoGP Thailand yang berlangsung di Sirkuit Buriram, Thailand mulai Jumat hingga Minggu.

Jawara dunia dua kali ini mengatakan telah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi musim baru kali ini, terlebih selama proses simulasi maupun tes pramusim, Pecco merasa tak memperoleh kendala berarti.

“Kami menjalani pramusim yang bagus. Kami telah bekerja dengan baik, menyelesaikan semua tes, dan kami akan turun ke lintasan untuk GP dengan modal yang baik,” ungkap pembalap bernomor 63 ini.

Pecco yang berstatus sebagai pemegang rekor sirkuit tercepat di Buriram ini merasa bahwa lintasan sepanjang 4,55 km ini memang sangat cocok dengan karakter Desmosedici yang mengandalkan kecepatan dan stabilitas ketika memasuki lintasan lurus.

“Balapan pertama selalu istimewa dan secara keseluruhan, lintasan ini selalu cocok dengan karakteristik Desmosedici GP,” kata Pecco.

Hasil FP1 MotoGP Thailand 2026

Pebalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi menjadi yang tercepat di sesi latihan bebas 1 (FP1) MotoGP Thailand yang berlangsung di Chang International Circuit, Buriram, Jumat (27/2/2026).

The Bezz, julukannya menjadi yang tercepat pada sesi kali ini setelah mencatatkan waktu 1 menit 29,346 detik mengungguli pebalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team Fabio Di Giannantonio dan pebalap Aprilia Racing Jorge Martin.

Sementara pebalap Trackhouse Ai Ogura berada di peringkat keempat disusul oleh pembalap Red Bull KTM Pedro Acosta yang menempati peringkat kelima.

Jalannya sesi kali ini langsung didominasi oleh The Bezz yang tampil ngotot sejak awal.

Baru memasuki percobaan ketiga, Bezzecchi mencatatkan waktu 1 menit 29,346 detik dan menempati posisi teratas.

Posisi Bezzecchi coba digoyang oleh Fabio Di Giannantonio yang perlahan-lahan terus mengalami kemajuan di setiap lapnya.

Insiden terjadi ketika memasuki 10 menit jalannya sesi ketika Jorge Martin kehilangan kendali saat memasuki tikungan ke-12 dan harus terjatuh.

Beruntung Martinator dalam kondisi yang baik-baik saja dan tetap dapat melanjutkan sesi pasca insiden tersebut.

Posisi Bezzechi tetap tak tersentuh meski Diggia terus mempertajam catatan waktunya.

Hingga sesi berakhir, Bezzecchi mengamankan posisi teratas mengungguli Diggia.