AI Cinefest 2026 yang digelar Telkomsel, Huawei, dan MiniMax berhasil menarik 1.111 karya film pendek berbasis AI dan memperkuat talenta digital Indonesia. (Foto: inilah.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Telkomsel bersama Huawei dan MiniMax memperkuat pengembangan ekosistem kreator kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia melalui AI Cinefest 2026. Kompetisi film pendek berbasis AI ini berhasil menghimpun 1.111 karya dari berbagai daerah di Indonesia, melampaui target awal sebanyak 1.000 karya.
Tingginya jumlah peserta menjadi sinyal meningkatnya minat masyarakat terhadap pemanfaatan AI sebagai medium berkarya. Dari seluruh karya yang masuk, hanya 100 peserta terbaik yang lolos mengikuti Curated Workshop, sebuah program pengembangan talenta yang membekali peserta dengan kemampuan AI filmmaking mulai dari penyusunan ide, storytelling, hingga proses produksi menggunakan teknologi generatif AI.
Willy Budiman Martamihardja GM Digital Creative and Activation Telkomsel, mengatakan AI Cinefest merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas pemanfaatan AI sekaligus membuka peluang bagi lahirnya kreator digital baru di Indonesia.
“Bersama para mitra ekosistem, kami ingin memperluas akses terhadap teknologi, pembelajaran, dan kolaborasi guna mendorong tumbuhnya talenta serta ekosistem kreator AI yang semakin kreatif, inklusif, dan berdaya saing,” ujar Willy.

AI Tak Lagi Sekadar Teknologi, tetapi Medium Berkarya
AI Cinefest mengusung tema “Connected Reality”, yang mengajak kreator mengeksplorasi bagaimana teknologi AI mengubah cara manusia berimajinasi, berkomunikasi, dan menjalani kehidupan sehari-hari.
Seluruh karya peserta dikurasi oleh Arief Ash Shiddiq sebagai Story Editor dan Immanuel Manurung selaku AI Storyteller. Para peserta terbaik kemudian mengikuti sesi mentoring bersama praktisi industri untuk memperdalam pemanfaatan AI dalam proses produksi film secara end-to-end.
Program ini tidak hanya berfokus pada penguasaan teknologi, tetapi juga memperkuat kemampuan peserta dalam membangun narasi dan kreativitas. Hal tersebut sejalan dengan kriteria penilaian AI Cinefest yang menempatkan storytelling sebagai aspek dengan bobot tertinggi sebesar 35 persen, disusul creative use of AI (30 persen), originality (20 persen), dan emotional impact (15 persen).
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa AI diposisikan sebagai alat pendukung kreativitas, bukan pengganti ide dan imajinasi manusia.
Top 10 Finalis Dipamerkan di M Bloc Space
Sebanyak 10 karya terbaik terpilih sebagai finalis AI Cinefest 2026 dan dipamerkan dalam AI Cinefest Exhibition yang berlangsung pada 5–7 Agustus 2026 di M Bloc Space, Jakarta. Pameran ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyaksikan secara langsung bagaimana teknologi AI dimanfaatkan dalam proses penciptaan karya audio visual.
Rangkaian acara ditutup melalui AI Cinefest Awarding Night pada 7 Agustus 2026. Selain pemutaran karya finalis dan pengumuman tiga pemenang terbaik, kegiatan ini juga menghadirkan talkshow bertajuk “Where Creativity Meets Technology” yang membahas perkembangan AI creator di Indonesia bersama AI Storyteller Immanuel Manurung dan Co-founder Market Place AI Rifqy Yusuf.
Kolaborasi Industri untuk Talenta Digital
Dukungan Huawei dan MiniMax menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan AI Cinefest. Kedua perusahaan menghadirkan akses terhadap teknologi AI, pembelajaran, serta berbagai pemanfaatan AI generatif yang membantu peserta mengeksplorasi proses produksi film secara lebih komprehensif.
Ke depan, Telkomsel menyatakan akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra untuk mempercepat adopsi AI, mengembangkan talenta digital, sekaligus memperkuat ekosistem kreator AI nasional.
Melalui AI Cinefest, Telkomsel tidak hanya menggelar kompetisi, tetapi juga membangun ruang pembelajaran, kolaborasi, dan pengembangan talenta. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam industri kreatif berbasis AI. Tantangan berikutnya adalah memastikan talenta-talenta tersebut dapat berkembang menjadi pelaku industri yang mampu menciptakan inovasi, karya intelektual, hingga peluang ekonomi baru di era kecerdasan artifisial.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.











