Indodana Fintech atau PT Artha Dana Teknologi meraih predikat The Excellent Performance Financial Technology Company 2026 untuk kategori aset Rp100 miliar hingga di bawah Rp500 miliar dalam ajang Infobank Financial Technology Award 2026.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Infobank Media Group sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja perusahaan teknologi finansial, termasuk dalam aspek operasional, manajemen risiko, dan keberlanjutan bisnis.
Indodana Fintech dinilai memiliki kinerja positif setelah menyalurkan pembiayaan kepada lebih dari 2,1 juta pengguna di Indonesia.
Direktur Utama PT Artha Dana Teknologi Ronny Wijaya mengatakan penerapan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi bagian penting dalam menjaga kinerja perusahaan.
“Kami selalu berfokus untuk memberikan solusi keuangan dan menjaga pertumbuhan positif secara berkelanjutan. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa penerapan manajemen risiko yang ketat dan kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat serta mempertahankan kinerja bisnis yang sehat,” ujar Ronny dalam keterangan tertulis, Jumat (28/8/2026).
Salurkan Pembiayaan ke 2,1 Juta Pengguna
Indodana Fintech menyatakan terus mengembangkan layanan pembiayaan yang ditujukan untuk memberikan akses pendanaan kepada masyarakat.
Layanan tersebut mencakup pembiayaan produktif, kebutuhan modal usaha, hingga kebutuhan perencanaan dan pengelolaan keuangan keluarga.
Perusahaan menilai pengembangan layanan pembiayaan digital tidak hanya berkaitan dengan peningkatan akses terhadap pendanaan, tetapi juga dapat mendukung inklusi keuangan dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Indodana Fintech mengedepankan prinsip kehati-hatian serta kepatuhan terhadap ketentuan regulator.
Menurut perusahaan, pendekatan tersebut diperlukan untuk menjaga kualitas pembiayaan sekaligus memastikan pertumbuhan bisnis berjalan secara berkelanjutan.
Kinerja Fintech Tak Hanya Diukur dari Pertumbuhan
Infobank Financial Technology Award 2026 menjadi salah satu ajang yang menyoroti perkembangan industri teknologi finansial di Indonesia.
Indodana Fintech menyebut penilaian terhadap perusahaan fintech tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan bisnis. Kualitas operasional, penerapan manajemen risiko, serta kemampuan menjaga keberlanjutan usaha juga menjadi bagian penting dalam perkembangan industri.
Dalam ajang tersebut, selain Indodana Fintech terdapat 18 perusahaan lain yang juga memperoleh predikat yang sama.
Ronny mengatakan perusahaan akan terus berupaya menjaga pertumbuhan yang sehat dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan pemangku kepentingan.
“Kami percaya, pertumbuhan yang sehat bukan hanya tentang pencapaian bisnis, tetapi juga tentang bagaimana kami dapat terus memberikan akses pembiayaan yang bertanggung jawab dan menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Menurut dia, inovasi layanan akan terus dilakukan untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia solusi pembiayaan digital.
“Untuk itu, kami akan terus melakukan inovasi dalam layanan dan konsisten menjadi solusi pembiayaan digital yang sehat dan bertanggung jawab bagi masyarakat Indonesia,” ujar Ronny.
Berdiri Sejak 2017 dan Berizin OJK
Indodana Fintech merupakan platform layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi atau fintech lending yang dikelola PT Artha Dana Teknologi.
Perusahaan tersebut berdiri sejak November 2017 dan memperoleh izin dari OJK pada 19 Mei 2020 berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-15/D.05/2020.
Indodana Fintech membawa visi untuk membantu masyarakat Indonesia memperoleh pendanaan dengan mudah dan cepat. Perusahaan juga mengusung misi memanfaatkan teknologi untuk memperluas akses terhadap produk keuangan bagi masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau layanan perbankan tradisional.
Dengan penghargaan yang diterima dalam Infobank Financial Technology Award 2026, Indodana Fintech menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan layanan pembiayaan digital dengan mengedepankan manajemen risiko, kepatuhan, dan prinsip pembiayaan yang bertanggung jawab.









