Pelatih Kepala Semen Padang, Nil Maizar dalam acara peluncuran tim di Alam Sutera, Tangerang, Selasa (25/8/2026). (Foto: Inilah.com/Harris Muda).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Pelatih Kepala Semen Padang, Nil Maizar mengaku siap menjawab tantangan membawa timnya juara Liga 2 Indonesia atau Championship 2026/2027.
Nil mengaku punya empat hal yang menjadi modal untuk memuluskan target yang diberikan manajemen. Membawa ‘Kabau Sirah’ julukan Semen Padang FC bisa menjadi juara, sekaligus mengamankan tiket promosi ke Super League.
Nil menyebut yang menjadi modal pertamanya yakni keyakinan. Keyakinan tak hanya dimiliki oleh seorang pelatih namun seluruh elemen tim.
”Kami bukan hanya untuk masuk ke Liga 1, tapi juara di Liga 2. Nah, ada empat hal yang saya harus bicarakan pada teman-teman. Pertama, keyakinan. Dengan skuad ini, saya dengan Pak Presiden yakin tim ini bisa juara Liga 2,” kata Nil saat ditemui awak media pada acara peluncuran tim di Alam Sutera, Tangerang, Selasa (25/8/2026).
Keyakinan tersebut, lanjut Nil, harus dibarengi dengan kerja keras. Kerja keras ini setidaknya sudah dilihat Nil dalam persiapan Semen Padang FC, termasuk pemusatan latihan di Yogyakarta dengan lima laga uji coba.
Dari lima pertandingan uji coba ini, tak semuanya berakhir dengan kemenangan. Semen Padang mengawali dua laga uji coba yang diakhiri dengan kekalahan melawan dua klub Super League, yakni Bhayangkara Presisi Lampung FC (0-1) dan Borneo FC (1-2).
Setelah kekalahan itu, mereka meraih kemenangan atas Kendal Tornado (2-0), lalu imbang menghadapi Java United (1-1), dan terakhir kembali menang atas De Red FC (4-2).
Semen Padang masih akan menjalani dua laga uji coba lagi, yaitu melawan klub Super League pada 2 September dan ditutup dengan menghadapi klub kasta pertama Singapura Hougang United pada 5 September.
Kunci ketiga yang ditekankan Nil adalah menjaga kerendahan hati atau tidak sombong. Ia meminta para pemain tidak terlena dengan berbagai penilaian positif yang menyebut Semen Padang sebagai salah satu kandidat terkuat untuk juara dan promosi.
“Memang teman-teman bilang, orang-orang bilang kita tim hebat, tim ini, tim itu, tapi kan kita enggak boleh sombong. Kalau kita sombong, hancur timnya,” tambah dia.
Adapun, modal terakhir yang dibawa Nil Maizar yakni senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan.
“Dan yang terakhir, kami harus menyandarkan kehidupan pada Allah. Ya, itu empat yang harus. Dan keyakinan yang pertama mudah-mudahan apa yang diinginkan Pak Presiden dengan saya sebagai pelatih, pelatih kepala, dan juga dukungan suporter, dan dukungan seluruh manajemen yang luar biasa, mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” tutup dia.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













