Prabowo Targetkan Ekonomi Tumbuh 6 Persen di Akhir 2026

Vonita Medium.jpeg

Jumat, 14 Agustus 2026 – 12:13 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Presiden RI Prabowo Subianto mematok target tinggi untuk laju perekonomian nasional. Di hadapan majelis tertinggi negara, Prabowo optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu menggapai angka 6 persen pada akhir tahun 2026.

Optimisme tersebut disampaikan Prabowo saat menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam rangka Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR-DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Keyakinan ini didasarkan pada sederet indikator dan capaian positif sepanjang paruh pertama 2026.

“Dengan kebijakan tepat dan rasional yang menggunakan akal sehat, saya yakin pertumbuhan ekonomi kita di akhir tahun ini bisa mencapai angka 6 persen,” tegas Prabowo.

Bukan Sekadar Mengejar Angka dan Investasi

Meski membidik angka pertumbuhan yang terbilang tinggi, Prabowo menegaskan bahwa deretan statistik dan besarnya angka investasi bukanlah tujuan puncak dari pemerintahannya. Bagi dia, piala sesungguhnya dari pembangunan ekonomi adalah kesejahteraan rakyat di akar rumput.

“Tetapi saya tegaskan di hadapan majelis ini, bagi saya, pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir, tujuan kita adalah kesejahteraan rakyat kita,” kata Prabowo.

Mantan Menteri Pertahanan itu menilai, meroketnya grafik pertumbuhan ekonomi tidak akan memuat arti apa pun apabila buah manisnya hanya dinikmati oleh sebagian kecil kelompok elite atau orang kaya saja.

Setiap Rupiah Investasi Harus Jadi Lapangan Kerja

Prabowo menggarisbawahi bahwa setiap modal yang masuk ke dalam negeri wajib memberikan efek ganda (multiplier effect) yang terasa langsung oleh kelompok masyarakat menengah ke bawah.

“Pertumbuhan tinggi, tapi tidak bisa dinikmati rakyat kita kebanyakan, itu tidak bermanfaat bagi kita. Karena setiap rupiah investasi harus menciptakan pekerjaan, harus menghasilkan perbaikan kualitas hidup rakyat kita, terutama rakyat paling bawah,” jelasnya lugas.

Pemerintah yang ia komandoi, lanjut Prabowo, tidak boleh menutup mata dan membiarkan warga yang lemah makin tertinggal di belakang roda kemajuan zaman.

“Itulah orientasi pemerintah yang saya pimpin, kita tidak boleh meninggalkan masyarakat yang tidak berdaya, tidak boleh ada lagi kelaparan di Indonesia,” pukas Prabowo menegaskan komitmen sosial pemerintahannya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang