Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pers di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2026). (Foto: Inilah.com/Clara Anna)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Pemerintah segera menyalurkan bantuan senilai Rp20,5 triliun kepada 490 pemerintah daerah (pemda) paling lambat pekan depan.
Tambahan ini bukan merupakan Transfer ke Daerah (TKD) dan sifatnya bantuan dari pemerintah pusat yang diambil dari bagian anggaran bendahara umum negara.
“Bukan TKD, tapi bantuan pemerintah pusat, supaya kondisi keuangan daerah lebih stabil untuk 490 daerah ya. Paling lambat minggu depan. Lagi diproses,” ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kepada wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Purbaya menegaskan, pemerintah terlebih dahulu akan melakukan monitoring terhadap daerah-daerah yang kesulitan anggaran. Nantinya dari hasil monitoring tersebut pemerintah akan mengirimkan bantuan yang diharapkan mencukupi kebutuhan fiskal daerah.
“Kita hitung berdasarkan anggarannya dia, dan kekurangan dia seperti apa kan bisa kedeteksi tuh, anggaran seperti apa, harusnya seperti apa, transfernya seperti apa kemudian kita hitung. Sehingga mencukupi. Jadi daerah harusnya bisa cukup, nggak ribut-ribut kayak kemarin lagi,” tutur dia.
Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti menjelaskan telah menghitung selisih antara realisasi belanja dengan Anggaran dan Pendapatan Daerah terutama untuk kebutuhan pembayaran gaji ASN hingga PPPK.
“Jadi selisih itulah yang kita coba tadi atas arahan Pak Menteri Itu dalam bentuk bantuan pemerintah pusat bagi pemerintah daerah. Nah diharapkan dari tadi yang 490 itu bisa memenuhi nanti. Jadi tidak akan ada PHK dari pegawai PPPK tersebut,” ucapnya.
Namun, Nufransa menjelaskan anggaran yang didapatkan pemerintah daerah nantinya akan berbeda sesuai dengan kebutuhannya.
“Proporsinya itu sesuai dengan kondisi Keuangan dari masing-masing daerah. Jadi memang kekurangan itu berbeda-beda dari daerah. Nah itulah yang kita coba tutup gap-nya sehingga nanti bisa memenuhi persyaratan,” jelas dia.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.











