Fabregas Bela Roberto Mancini Usai Kembali Latih Timnas Italia: Dia Seorang Pemenang!

Ibnu Medium.jpeg

Rabu, 29 Juli 2026 – 09:33 WIB

Roberto Mancini resmi kembali menjadi pelatih Timnas Italia setelah Andrea Pirlo batal ditunjuk akibat kontroversi kontrak dengan perusahaan judi Rusia. Presiden FIGC Giovanni Malagò membeberkan alasan lengkapnya. (Foto: Getty images)

Roberto Mancini resmi kembali menjadi pelatih Timnas Italia setelah Andrea Pirlo batal ditunjuk akibat kontroversi kontrak dengan perusahaan judi Rusia. Presiden FIGC Giovanni Malagò membeberkan alasan lengkapnya. (Foto: Getty images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Keputusan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk menunjuk kembali Roberto Mancini sebagai pelatih kepala Tim Nasional Italia memicu beragam reaksi publik. Namun, pelatih Como yang juga legenda sepak bola Spanyol, Cesc Fabregas, menyambut hangat kembalinya sang juru taktik ke kursi panas Gli Azzurri.

Mancini resmi kembali membesut Timnas Italia pada hari Selasa (28/7), tepat tiga tahun setelah ia meninggalkan jabatannya demi menangani Timnas Arab Saudi.

Bagi sebagian pihak, keputusan FIGC ini dianggap sebagai sebuah langkah mundur. Pasalnya, sebelum meresmikan Mancini, federasi sempat gencar memburu nama-nama besar untuk memodernisasi sepak bola Italia, mulai dari Carlo Ancelotti, Pep Guardiola, hingga Andrea Pirlo.

Namun, Fabregas secara tegas menepis anggapan minor tersebut dan menilai penunjukan Mancini adalah langkah yang sangat positif bagi Calcio.

Pujian Fabregas: Mentalitas Juara dan Sepak Bola Indah

Sebagai sosok yang pernah merumput di bawah asuhan berbagai pelatih top dunia, Fabregas mengaku sangat menghormati kualitas kepelatihan Mancini.

“Saya selalu menyukai Mancini, saya dulu juga sering mengikutinya saat dia berada di Manchester City,” ungkap Fabregas dalam konferensi pers jelang pertandingan.

“Saya telah berbicara dengannya beberapa kali. Dia adalah seorang pemenang, dia sosok yang sangat menuntut (standar tinggi), dan dia memainkan sepak bola yang bagus. Dia telah membuktikan bagaimana cara melakukannya ketika dia memenangi Piala Eropa (EURO 2020). Saya sangat ikut senang untuknya.”

Rekam Jejak Rollercoaster dan Duet Bersama Ranieri

Kisah Roberto Mancini bersama Gli Azzurri sejatinya bak rollercoaster. Ia adalah pahlawan yang membawa Italia merengkuh trofi bergengsi terakhir mereka saat menjuarai EURO 2020 (yang digelar pada musim panas 2021). Akan tetapi, ia pula yang menjadi penanggung jawab saat Italia secara mengejutkan gagal lolos ke Piala Dunia 2022 akibat kalah di babak play-off dari Makedonia Utara.

Meski demikian, di level klub, rekam jejak pria berusia 61 tahun itu sangat mentereng. Mancini pernah menjuarai Liga Premier Inggris secara dramatis bersama Manchester City pada 2012, meraih Piala FA, tiga gelar Serie A, empat edisi Coppa Italia, dua Supercoppa Italiana, Piala Turki bersama Galatasaray, hingga menyabet gelar juara Liga Qatar bersama Al-Sadd.

Langkah FIGC untuk merekonstruksi Timnas Italia rupanya tidak berhenti di kursi pelatih. Bersamaan dengan peresmian Mancini, federasi juga mengumumkan penunjukan sosok legendaris, Claudio Ranieri, sebagai Direktur Teknik Club Italia yang baru.

Kombinasi dua tokoh veteran yang sama-sama pernah mencicipi kesuksesan magis di Liga Inggris ini kini diharapkan mampu mengembalikan marwah dan kejayaan Gli Azzurri di pentas sepak bola internasional.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang