Ketua Besteam Dompet Dhuafa Widodo (foto:inilahcom/Rey)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Dompet Dhuafa mulai mengubah pendekatan dalam mendampingi anak yatim. Tak lagi berfokus pada pemberian bantuan sesaat, lembaga filantropi tersebut kini memperkuat program pendampingan berkelanjutan melalui beasiswa, pengembangan bakat, hingga akses pendidikan tinggi dengan target mencetak bright generation atau generasi cemerlang.
Komitmen tersebut diperkenalkan melalui kegiatan Indonesia Dream Festival yang menjadi bagian dari kampanye Muliakan Anak Yatim bertajuk Bestie-an Sama Yatim (Besteam).
Dalam kegiatan itu, Dompet Dhuafa juga meluncurkan program Talent Excelensia Scholarship (Telsa) serta memberikan Bestiem Award kepada korporasi, lembaga, dan individu yang dinilai berkontribusi terhadap pemberdayaan anak yatim.
Ketua Besteam Dompet Dhuafa Widodo mengatakan, pendekatan berkelanjutan menjadi terobosan baru agar bantuan kepada anak yatim tidak berhenti pada satu bentuk intervensi saja.
“Program untuk yatim sebenarnya sudah berjalan cukup lama sejak Dompet Dhuafa berdiri. Hanya saja, kami terus berupaya memastikan intervensi secara berkelanjutan menjadi terobosan baru kami agar ketika memberikan pertolongan kepada anak yatim tidak putus di satu aspek saja, tapi bisa berkelanjutan,” kata Widodo saat ditemui di Pasaraya Blok M, Jakarta, Minggu (26/7/2026).
Menurut Widodo, Dompet Dhuafa ingin memastikan anak-anak yatim yang didampingi memiliki kesempatan untuk berkembang sesuai potensi mereka sehingga mampu menjadi generasi yang unggul di masa depan.
“Kami punya semangat agar anak yatim ini bisa menjadi bright generation atau generasi cemerlang nantinya dengan pendekatan-pendekatan beasiswa dan pendampingan yang kami berikan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Dompet Dhuafa meluncurkan Talent Excelensia Scholarship, yakni beasiswa bagi anak-anak yatim yang memiliki bakat di bidang tertentu.
“Harapannya, bakat itu bisa terus dikembangkan dan mereka bisa menjadi anak-anak yatim yang berprestasi,” tutur Widodo.
Dalam rangkaian kegiatan Indonesia Dream Festival, Dompet Dhuafa turut memberikan Besteam Award sebagai bentuk apresiasi kepada korporasi, lembaga, dan individu yang selama ini dinilai memberikan kontribusi nyata terhadap pemberdayaan anak yatim.
Menurut Widodo, penghargaan kepada korporasi diberikan atas dukungan dana hibah untuk program-program anak yatim, sedangkan penghargaan bagi lembaga dan individu ditujukan kepada pihak-pihak yang aktif melakukan pendampingan dan memberikan kontribusi langsung bagi kesejahteraan anak yatim.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













