Rian Ardianto Ganti Pasangan Lagi Sektor Ganda Putra

Ivan Medium.jpeg

Kamis, 25 Juni 2026 – 18:55 WIB

Profil Muhammad Rian Ardianto. (Foto: Instagram @rianardianto)

Profil Muhammad Rian Ardianto. (Foto: Instagram @rianardianto)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Muhammad Rian Ardianto kembali berganti pasangan setelah diproyeksikan tampil bersama pemain muda Daniel Edgar Marvino pada sejumlah turnamen ke depan.

Pelatih ganda putra pelatnas PBSI Antonius Budi Ariantho mengatakan Rian/Daniel Edgar dijadwalkan menjalani debut pada BWF World Tour Super 300 Taipei Open 2026 pada 28 Juli hingga 2 Agustus.

“Saya melihat potensi yang bagus dari Daniel Edgar tapi dia masih perlu mentor dan bimbingan di lapangan untuk meningkatkan kemampuannya,” kata Antonius dalam keterangan resmi PP PBSI di Jakarta, Kamis.

“Dengan pengalaman, jam terbang dan skill yang dimiliki Rian, saya harap Rian bisa membimbing Daniel Edgar untuk naik ke level yang lebih tinggi dan juga semoga Daniel Edgar bisa belajar banyak dari Rian,” ujar pelatih yang akrab disapa Anton itu.

Perubahan pasangan tersebut menjadi opsi baru yang diambil tim pelatih setelah hasil Rian bersama Rahmat Hidayat belum menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa turnamen terakhir.

Sebelum dipasangkan dengan Daniel Edgar, Rian sempat tampil bersama Rahmat setelah sebelumnya berduet dengan Fajar Alfian. Sementara itu, Daniel Edgar juga sebelumnya berpasangan dengan Taufik Aderya.

“Di awal-awal berpasangan, Rian/Rahmat cukup menjanjikan tapi di beberapa turnamen hasilnya kurang baik, jadi saya mencoba opsi lain,” kata Anton.

Anton mengatakan keputusan memasangkan Rian dengan Daniel Edgar juga menjadi bagian dari upaya mempertemukan pemain senior dengan junior agar proses pembinaan berjalan lebih cepat di level pertandingan internasional.

Menurut dia, pengalaman Rian di level atas diharapkan dapat membantu Daniel Edgar beradaptasi dengan tuntutan permainan yang lebih tinggi, terutama dalam aspek komunikasi, ketenangan, dan pengambilan keputusan di lapangan.

“Kombinasi senior dan junior ini tujuannya memang lebih kepada mematangkan pemain-pemain muda untuk siap melangkah ke level yang lebih tinggi tapi tidak menutup kemungkinan juga untuk bisa bersaing di level atas,” kata Anton.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang