Kuliner Pontianak Makin Cuan, Jangkau Pasar Nasional Berkat Kargo Udara Terjangkau

Ibnu Medium.jpeg

Kamis, 25 Juni 2026 – 04:00 WIB

Ilustrasi. (Foto: Lion Parcel)

Ilustrasi. (Foto: Lion Parcel)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kota Pontianak, Kalimantan Barat, tak pernah kehabisan daya tarik lewat ragam kuliner dan oleh-oleh khasnya. Seiring dengan tingginya permintaan masyarakat dari luar daerah, para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat kini makin mengandalkan layanan logistik untuk mendistribusikan produk mereka secara cepat dan aman.

Menjawab peluang tersebut, perusahaan logistik Lion Parcel terus memperkuat dukungannya terhadap distribusi produk lokal nusantara. Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, menegaskan komitmen perusahaan untuk membantu pelaku usaha kuliner menjangkau pasar yang lebih luas.

“Pontianak adalah salah satu contoh bagaimana produk lokal dapat berkembang lebih luas ketika didukung distribusi yang tepat. Untuk mendukung kebutuhan pengiriman makanan yang cenderung sensitif terhadap waktu (time sensitive), kami menghadirkan layanan BOSSPACK dengan estimasi pengiriman satu hari untuk rute Pontianak–Jakarta dengan tarif kompetitif, mulai dari Rp25.000 per kilogram,” papar Kenny di Pontianak, Selasa (23/6/2026).

Guna memanjakan para pencinta kuliner, perusahaan juga meluncurkan fitur “Kulioner” di dalam aplikasi mereka. Melalui fitur ini, pelanggan dari berbagai kota dapat membeli langsung aneka jajanan khas Pontianak—seperti kue lapis, chai kue (choi pan), kue bingke, lempok durian, hingga hekeng—tanpa perlu repot bepergian jauh.

Jadi Andalan UMKM dan Toko Legendaris

Kehadiran layanan logistik yang responsif ini dirasakan langsung manfaatnya oleh para pelaku usaha di Pontianak, salah satunya Djohan Halim, pemilik Le Gita Cakes. Toko legendaris yang berdiri sejak 1972 ini rutin mengirimkan kue lapis dan kue kering ke Jakarta.

“Sebagai produk makanan, kue lapis membutuhkan penanganan yang ekstra hati-hati dan tepat waktu. Saya sudah menggunakan layanan ini cukup lama karena pengirimannya cepat dan aman. Timnya juga responsif, sehingga membantu kami melayani pelanggan dan mengembangkan bisnis dengan baik,” ungkap Djohan.

Pondi, pemilik toko Along(1).jpg

Hal senada diutarakan oleh Rahmi Puspita Sari, Head Admin toko kue La Gramma. Menurutnya, layanan penjemputan paket gratis (free pick up) yang terjadwal setiap hari sangat mempermudah operasional, terutama saat pesanan melonjak di momen Tahun Baru Imlek dan Idulfitri.

Tidak hanya toko kue, pusat oleh-oleh khas Pontianak seperti Alfa Lim dan Along turut meraup untung dari layanan ini. Pemilik Alfa Lim, Lim Mui Hong, menceritakan bahwa banyak perantau asal Pontianak di Jakarta yang rutin memesan produk darinya karena proses pengirimannya yang sudah terintegrasi dan praktis.

Dukungan logistik yang andal kini tak sekadar menjadi alat transportasi barang, melainkan jembatan yang menghubungkan masyarakat luas dengan cita rasa autentik daerah, sekaligus mendongkrak denyut ekonomi UMKM di Pontianak.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang